Siap Bekap, Ormas Adat Maguni Tanggapi Demonstarsi di Holywings Manado Berlebihan

Kamis, 30 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMENUSANTARA, Manado – Organisasi masyarakat (Ormas) adat Manguni Indonesia menyikapi soal demontrasi di Holywings Manado adalah tindakan yang berlebihan dan patut disesali.

Hal ini dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ormas adat Sulawesi Utara, John Hes Sumual bersama dengan Ketua Penasehat Manguni Indonesia, Stephen Liow, Senin (27/06) kemarin.

“Persoalan Holywings di Jakarta Selatan sudah ditangani aparat kepolisian dengan telah ditetapkan enam orang sebagai tersangka. Sehingga persoalan ini jangan digeneralisir untuk semua Holywings di Indonesia termasuk Holywings di Manado.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sebagai Ormas di Manado jangan melakukan demonstrasi yang hanya akan memperkeruh keadaan dan membuat investor tak nyaman berada di daerah kita,” kata Sumual.

Lanjutnya, Ormas Manguni Indonesia siap membackup semua investor yang ada termasuk bagi Holywings Manado. Sumual menambahkan, dunia usaha baru saja melalui dua tahun yang sulit akibat pandemi COVID-19.

“Harusnya ada perhatian dan topangan khusus dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat agar dunia usaha bisa bergairah kembali setelah melewati masa-masa yang cukup sulit,” kata Sumual

Hal lain disampaikan Stephen Liow bahwa Holywings Manado merupakan aset penunjang pariwisata di Sulawesi Utara yang harus kita jaga bersama.

“Holywings Manado ini selain usaha bar juga restoran. Holywings Manado adalah investor yang harus kita jaga bersama untuk tetap eksis di Manado. Aksi demonstrasi tak sepatutnya dilakukan di Manado yang kondusif saat ini bagi investor.

Jadi jangan sampai hal ini mengganggu kenyamanan investor. Persoalan di Jakarta Selatan jangan dibawa kemari disini, sebab hal itu tidak ada hubungan dengan Holywings di Manado,” jelas Babe panggilan akrab Liow.

Berita Terkait

Hari Raya Katupat di Boltara Jadi Wadah Silaturahmi Warga dan Pemerintah
Skandal Galian C Ilegal di Tomoagu, Diduga Suplai Proyek APBN RSUD Bolmut, Aparat Hanya Sita Kunci Ekskavator?
Polres Bolmut Perkuat KRYD Jelang Idul Fitri 1447 H, Pastikan BBM Subsidi Aman dan Tepat Sasaran
Gerak Cepat dan Profesional, Resmob Polres Bolmut Bekuk Pelaku Curanmor Lintas Wilayah
Sanksi Ringan Kapolsek Pinogaluman Disorot Aktivis, Diduga Pelaku Utama Hanya Wajib Lapor, Anggota Rendah Dimutasi
Dugaan Penjualan Barang Bukti dan Pungli Kapolsek Pinogaluman Bolmut Berujung Sidang Disiplin, Publik Pertanyakan Proses Internal
Setahun Mandek, Kasus Dugaan Jual Barang Bukti Miras Oleh Kapolsek Pinogaluman Belum Tersentuh Hukum
Tambang Paku Tercemar Sabu, Siapa Mengatur Pekerja, Siapa Meraup Keuntungan?

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:37 WITA

Hari Raya Katupat di Boltara Jadi Wadah Silaturahmi Warga dan Pemerintah

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:44 WITA

Skandal Galian C Ilegal di Tomoagu, Diduga Suplai Proyek APBN RSUD Bolmut, Aparat Hanya Sita Kunci Ekskavator?

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:53 WITA

Polres Bolmut Perkuat KRYD Jelang Idul Fitri 1447 H, Pastikan BBM Subsidi Aman dan Tepat Sasaran

Senin, 2 Maret 2026 - 19:33 WITA

Gerak Cepat dan Profesional, Resmob Polres Bolmut Bekuk Pelaku Curanmor Lintas Wilayah

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:08 WITA

Sanksi Ringan Kapolsek Pinogaluman Disorot Aktivis, Diduga Pelaku Utama Hanya Wajib Lapor, Anggota Rendah Dimutasi

Berita Terbaru

Pemda Boltara menggenjot pelaksanaan program BSPS 2026 dengan fokus pada ketepatan sasaran dan dampak ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

BOLMUT

537 Rumah Layak Huni di Boltara Siap Dibangun

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:47 WITA