Termasuk Roda Dua, Kendaraan Yang Tidak Boleh Gunakan Pertalite Mulai di Kaji

Kamis, 30 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrian : masyarakat roda dua saat mengantri pengisian bbm jenis pertalite

Antrian : masyarakat roda dua saat mengantri pengisian bbm jenis pertalite

TIMENUSANTARA, Jakarta – Daftar kendaraan yang tidak boleh menggunakan BBM jenis Pertalite mulai di kaji. Kendaraan itu tidak hanya roda empat namun ada juga dari golongan kendaraan roda dua.

Wacana sementara pembatasan konsumsi pertalite diukur dari kapasitas mesin kendaraan.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) masih melakukan kajian mengenai rencana pembatasan pembelian Pertalite.

Anggota Komite BPH Migas Saleh Abdurrahman mengungkapkan, kajian dilakukan pada kendaraan di atas 2.000 cc.

“Sementara hasil kajiannya begitu (untuk kendaraan di atas 2.000 cc),” kata Saleh belum lama ini.

Sementara untuk kendaraan roda dua, kajian dilakukan untuk sepeda motor di atas 250 cc.

Di sisi lain, PT Pertamina kini telah memulai untuk ujicoba program pengaturan  pertalite.

Salah satunya dengan mendorong masyarakat mendaftarkan diri melalui aplikasi MyPertamina

Sebelumnya, BPH Migas menargetkan aturan pembelian pertalite dapat mulai diterapkan pada Agustus 2022.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati mengatakan, saat ini revisi ketentuan tersebut masih berproses. Sebagai informasi, dalam upaya memperbaiki penyaluran BBM tepat sasaran, pemerintah bakal merevisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

“Sebenarnya kami punya target dari BPH sendiri, kami ingin itu dimulai Agustus atau paling lambat September itu sudah bisa diberlakukan tapi tentu saja kewenangan itu bukan di kami karena itu perpres,” kata Erika dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI, Kamis (23/6) kemarin.

“Sebenarnya kami punya target dari BPH sendiri, kami ingin itu dimulai Agustus atau paling lambat September itu sudah bisa diberlakukan tapi tentu saja kewenangan itu bukan di kami karena itu perpres,” kata Erika.

Menurut Erika, poin-poin usulan untuk merevisi Perpres tersebut telah disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada Presiden Joko Widodo.

BPH Migas masih menanti undangan untuk pembahasan lebih lanjut.

Salah satu poin yang bakal dibahas dalam pembahasan tersebut yakni dampak khususnya untuk aspek sosial jika kebijakan baru tersebut diberlakukan.

Yang jelas, dalam aturan yang baru tersebut, BPH Migas merencanakan adanya pengaturan atau identifikasi ulang untuk konsumen pengguna jenis BBM tertentu solar.

Erika memastikan sejumlah persiapan lain juga tengah dilakukan BPH Migas.

“Kami menyiapkan aturan turunannya berupa Peraturan Kepala dan Surat Keputusan,” kata Erika.

Adapun, aturan turunan tersebut berupa peraturan BPH Migas sebagai aturan pelaksanaan dan SK yang memuat ketentuan pengendalian volume BBM.

Berita Terkait

Yusra–Dony Jadi Responden Perdana, Sensus Ekonomi 2026 Bolmong Resmi Dimulai
Yusra- Dony Buktikan Komitmen Ekonomi Kerakyatan Lewat Bantuan Modal Usaha
GP Ansor Sulut Perkuat Soliditas dan Kemandirian Ekonomi Kader
HUT ke-19 Boltara, Program SJL-MAP Catat Capaian Positif Pembangunan Daerah
Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong
Kunjungan Ketua PT Manado ke Boltara, Pantai Batu Pinagut Jadi Magnet Wisata
Tekad Bupati Boltara Bangun Harapan dari Nol untuk Warga Tak Mampu
Tambak Mati Suri, Ekonomi Surut: Warga Duga Limbah PLTU, PT Medco Klaim Aman

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:05 WITA

Yusra–Dony Jadi Responden Perdana, Sensus Ekonomi 2026 Bolmong Resmi Dimulai

Senin, 1 Juni 2026 - 16:11 WITA

Yusra- Dony Buktikan Komitmen Ekonomi Kerakyatan Lewat Bantuan Modal Usaha

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:04 WITA

GP Ansor Sulut Perkuat Soliditas dan Kemandirian Ekonomi Kader

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:09 WITA

HUT ke-19 Boltara, Program SJL-MAP Catat Capaian Positif Pembangunan Daerah

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:29 WITA

Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong

Berita Terbaru