Putin Buka Suara Atas Upaya Pembunuhan Mantan Presiden AS Donald Trump

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TimeNUSANTARA Pemerintah Presiden Rusia Vladimir Putin buka suara atas upaya pembunuhan ke mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Kremlin menegaskan mengutuk segala kekerasan dalam konteks politik.

“Rusia mengutuk keras setiap contoh kekerasan dalam konteks persaingan politik,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, dikutip AFP, Senin (15/7/2024).

“Rusia berbelasungkawa kepada keluarga korban yang tewas dalam serangan ini dan berharap mereka yang terluka segera pulih,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun baik Peskov mengatakan serangan itu sudah bisa diprediksi. Ia menyinggung hidup Trump yang menurutnya memang “dalam bahaya”.

“Setelah berbagai upaya untuk menyingkirkan kandidat Trump dari arena politik dengan menggunakan semua alat hukum- pengadilan, jaksa, upaya mendiskreditkan politik- jelas bagi semua pengamat luar bahwa hidupnya dalam bahaya,” kata Peskov.

“(Namun) kami sama sekali tidak percaya bahwa upaya tersebut diorganisir oleh kekuatan saat ini,” tegasnya lagi.

Hal senada juga dikatakan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. Ia menyangkutkan itu dengan Ukraina.

“AS sebaiknya membuat inventarisasi atas kebijakannya yang menghasut kebencian terhadap lawan politik, negara, dan masyarakat,” katanya.

“Mungkin akan lebih baik menggunakan uang ini untuk membiayai kepolisian Amerika dan layanan lain yang dimaksudkan untuk menjamin hukum dan ketertiban di Amerika Serikat,” tulisnya di Telegram.

AS sendiri merupakan salah satu pendukung perlawanan Ukraina di perang dengan Rusia. Pada pertemuan puncak peringatan 75 tahun NATO di Washington, 10 Juli lalu, AS cs mengumumkan pengiriman jet tempur F-16 ke Ukraina dan membuat Rusia marah.

Sebelumnya penembakan terjadi saat Trump berpidato di depan pendukungnya di Pennsylvania. Menggenakan kemeja putih dan blazer gelar serta topi “Make America Great Again (MAGA)” cerah, Trump yang asik berbicara di depan para pemilih Partai Republik tengah berbicara soal imigrasi ilegal.

Namun pukul 18.08 waktu setempat (sekitar pukul 06.08 Minggu waktu RI) suara tembakan tiba-tiba terdengar. Pidato Trump tiba-tiba terpotong dengan suara tembakan empat kali berturut-turut.

Trump yang dalam keadaan berantakan dan berdarah kemudian diangkut ke dalam SUV lalu. Ketika mobil menjauh, pasukan keamanan bersenjata lengkap yang mengenakan seragam bergerak ke lokasi kejadian.

Sementara itu, pelaku dilaporkan berhasil dilumpuhkan. Dalam operasi dan baku tembak yang terjadi, sang pelaku tewas. (**)

Berita Terkait

WFH ASN Jangan Jadi “Hari Libur Terselubung”! Wamendagri Minta Publik Awasi, Siap-Siap Diviralkan Jika Bandel
PKB Sulut Resmi Dikukuhkan, Siap Jadi Motor Perubahan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Krisis BBM Lumpuhkan Transportasi di Filipina, Ribuan Pekerja Terpaksa Jalan Kaki Massal
Skandal Galian C Ilegal di Tomoagu, Diduga Suplai Proyek APBN RSUD Bolmut, Aparat Hanya Sita Kunci Ekskavator?
Tokoh Muda Nasional Addin Jauharudin Resmi Bergabung di Dewan Komisaris BSI
Hari ke 19 Ramadan, Inilah Negara-Negara yang Berpuasa 24 Jam di Dunia
Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Tetangga
Polres Bolmut Perkuat KRYD Jelang Idul Fitri 1447 H, Pastikan BBM Subsidi Aman dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 19:43 WITA

PKB Sulut Resmi Dikukuhkan, Siap Jadi Motor Perubahan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:45 WITA

Krisis BBM Lumpuhkan Transportasi di Filipina, Ribuan Pekerja Terpaksa Jalan Kaki Massal

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:44 WITA

Skandal Galian C Ilegal di Tomoagu, Diduga Suplai Proyek APBN RSUD Bolmut, Aparat Hanya Sita Kunci Ekskavator?

Rabu, 18 Maret 2026 - 02:14 WITA

Tokoh Muda Nasional Addin Jauharudin Resmi Bergabung di Dewan Komisaris BSI

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:07 WITA

Hari ke 19 Ramadan, Inilah Negara-Negara yang Berpuasa 24 Jam di Dunia

Berita Terbaru