Teka Teki Kematian Kasat Narkoba Polres Metro Jaya AKBP Buddy Alfrits Towoliu

Senin, 1 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timenusantara, Jakarta- Komisioner Kompolnas Poengky Indarti meminta publik tidak berspekulasi terkait kematian Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoliu. Hingga saat ini proses penyelidikan tengah berjalan untuk memastikan kematian korban karena dibunuh atau bunuh diri.

Poengky mengatakan, apabila korban memang dibunuh oleh jaringan narkoba maka aparat Kepolisian harus segera bergerak melakukan penyidikan secara mendalam.

Pelakunya harus diburu untuk dimintai pertanggung jawaban hukum.

“Jika hasil penyelidikan menyatakan almarhum meninggal karena dugaan bunuh diri maka lidik sidik akan dihentikan,” kata Poengky kepada wartawan, Senin (1/5).

Poengky mengatakan, dalam beberapa waktu ke belakang memang ditemui adanya anggota polisi yang bunuh diri. Alasannya pun beragam. Seperti khawatir tersangkut kasus pidana, depresi karena masalah pribadi, faktor ekonomi, dan lain-lain.

Sepanjang 2023, Kompolnas mencatat ada 4 kasus dugaan polisi bunuh diri. Seperti di Samosir, di Gorontalo, di Banten, dan di Jakarta.

“Kami melihat bahwa polisi juga manusia biasa yang mempunyai beragam masalah dalam kehidupannya. Oleh karena itu sangat penting bagi pimpinan untuk memperhatikan tidak hanya fisik atau jasmani anggota, melainkan juga perlu merawat mental atau psikis anggota,” imbuh Poengky.

Sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur AKBP Buddy Alfrits Towoliu ditemukan tewas mengenaskan di rel kereta api Jalan Jatinegara, Jakarta Timur.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

“Beliau benar merupakaan anggota polri Polda Metro Jaya yang jabatannya saat ini adalah sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (29/4). Kemarin.

Trunoyudo menyebutkan bahwa pihaknya menerima informasi peristiwa itu terjadi pukul 10.15 WIB yang dilaporkan dari pihak penjaga Stasiun Jatinegara.

“Dari Polres Metro Jakarta Timur dan juga Polda Metro Jaya Direktorat Reserse Kriminal Umum melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk pendalaman,” jelasnya.

Berita Terkait

Polsek Bolangitang Diminta Bertindak Tegas, Galian C Diduga Ilegal Beroperasi Dekat Permukiman dan Jalan Trans Sulawesi
Prabowo Ajukan Tambahan APBN, Targetkan 70 Ribu Polhut di Tengah Perombakan Besar Jajaran Polri
Dugaan Manipulasi Dokumen Pppk Di Sitaro Disorot, Nama Fatmawati Rompah Dan Oknum Pembuat Sk Disebut
WOW! Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya
Kantor & Rujab Bupati Gowa Digeledah
Geger di Boltara! KPK Segel Empat Kantor Dinas, Kepala OPD dan Kontraktor Diperiksa Maraton
Dikonfirmasi Soal Tambang Ilegal Kilo 4, Polres Bolmut Cuma Janji “Nanti Dicek”
Kursi Menkeu Berpindah dalam Hitungan Jam, Daerah Menanti: Benarkah APBD 2027 Bakal Kembali Normal?

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Polsek Bolangitang Diminta Bertindak Tegas, Galian C Diduga Ilegal Beroperasi Dekat Permukiman dan Jalan Trans Sulawesi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:21 WITA

Prabowo Ajukan Tambahan APBN, Targetkan 70 Ribu Polhut di Tengah Perombakan Besar Jajaran Polri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:49 WITA

Dugaan Manipulasi Dokumen Pppk Di Sitaro Disorot, Nama Fatmawati Rompah Dan Oknum Pembuat Sk Disebut

Rabu, 30 September 2026 - 07:58 WITA

WOW! Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 21:57 WITA

Kantor & Rujab Bupati Gowa Digeledah

Berita Terbaru