Presiden Instruksikan Setiap Desa Wajib Miliki Lumbung Padi, 4 Wilayah Jadi Perioritas Termasuk Sulawesi

Sabtu, 15 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Istimewah

Gambar Istimewah

NASIONAL, TimeNUSANTARA – Presiden, Prabowo Subianto, menginstruksikan agar setiap desa di Indonesia memiliki lumbung padi sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Program ini akan dikelola oleh Koperasi Merah Putih, yang bertujuan untuk menstabilkan harga beras dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Prabowo menegaskan bahwa lumbung padi di setiap desa akan menjadi langkah strategis untuk mengatasi potensi krisis pangan di masa depan. “Kita harus memastikan bahwa setiap desa memiliki cadangan pangan yang cukup. Lumbung padi ini akan dikelola secara profesional melalui Koperasi Merah Putih agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” ujar Prabowo dalam pernyataannya disetiap rapat-rapat tertentu.

Program ini akan melibatkan petani secara langsung dengan sistem penyimpanan dan distribusi yang terorganisir. Selain itu, pemerintah akan memberikan dukungan berupa subsidi benih, pupuk, dan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi padi di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut rencana, pembangunan lumbung padi desa ini akan dimulai tahun ini dengan prioritas pada daerah yang menjadi sentra produksi beras, seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Keberadaan lumbung padi ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Pemerintah menargetkan dalam lima tahun ke depan, seluruh desa di Indonesia sudah memiliki lumbung padi yang beroperasi dengan baik. “Ini adalah bentuk komitmen kita untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri dalam hal pangan,” tambah Prabowo.

Program ini mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan, termasuk petani dan pelaku usaha di sektor pertanian, yang menilai kebijakan ini sebagai langkah konkret untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Berita Terkait

Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional
WFH ASN Jangan Jadi “Hari Libur Terselubung”! Wamendagri Minta Publik Awasi, Siap-Siap Diviralkan Jika Bandel
PKB Sulut Resmi Dikukuhkan, Siap Jadi Motor Perubahan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Krisis BBM Lumpuhkan Transportasi di Filipina, Ribuan Pekerja Terpaksa Jalan Kaki Massal
Tokoh Muda Nasional Addin Jauharudin Resmi Bergabung di Dewan Komisaris BSI
Hari ke 19 Ramadan, Inilah Negara-Negara yang Berpuasa 24 Jam di Dunia
Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Tetangga
Ini Alasanya Toko Emas Berbondong-Bondong Ditutup Sementara

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:53 WITA

Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 13:41 WITA

WFH ASN Jangan Jadi “Hari Libur Terselubung”! Wamendagri Minta Publik Awasi, Siap-Siap Diviralkan Jika Bandel

Senin, 30 Maret 2026 - 19:43 WITA

PKB Sulut Resmi Dikukuhkan, Siap Jadi Motor Perubahan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:45 WITA

Krisis BBM Lumpuhkan Transportasi di Filipina, Ribuan Pekerja Terpaksa Jalan Kaki Massal

Rabu, 18 Maret 2026 - 02:14 WITA

Tokoh Muda Nasional Addin Jauharudin Resmi Bergabung di Dewan Komisaris BSI

Berita Terbaru