NASIONAL,TimeNUSANTARA — Krisis bahan bakar yang melanda Filipina kini memasuki fase mengkhawatirkan. Kelangkaan energi yang dipicu konflik di Timur Tengah membuat sistem transportasi lumpuh, memaksa ribuan pekerja berjalan kaki menuju tempat kerja.
Fenomena “jalan kaki massal” ini viral di media sosial, khususnya di platform X. Warga membagikan video yang memperlihatkan jalan raya dipenuhi pejalan kaki, tanpa kendaraan umum maupun pribadi yang melintas.
“Breaking: akibat kelangkaan BBM, orang-orang kini berjalan kaki ke tempat kerja di Filipina,” tulis salah satu pengguna, menggambarkan situasi darurat yang kini dihadapi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut laporan Al Jazeera, krisis energi ini berdampak langsung pada aktivitas harian warga. Ironisnya, di tengah lumpuhnya transportasi, kemacetan lalu lintas di ibu kota Manila justru mengalami penurunan drastis.
Namun, kondisi ini bukan kabar baik. Perjalanan yang biasanya ditempuh dengan kendaraan kini harus dilalui dengan berjalan kaki dalam waktu berjam-jam. Banyak pekerja mengaku kelelahan dan terancam kehilangan penghasilan karena keterlambatan.
Krisis ini juga memperlihatkan rapuhnya ketahanan energi nasional Filipina yang sangat bergantung pada impor bahan bakar. Ketika pasokan global terganggu, dampaknya langsung dirasakan hingga ke level masyarakat bawah.
Pemerintah setempat kini didesak untuk segera mengambil langkah cepat dan konkret guna mengatasi kelangkaan BBM, sebelum krisis sosial yang lebih besar terjadi.











