Krisis BBM Lumpuhkan Transportasi di Filipina, Ribuan Pekerja Terpaksa Jalan Kaki Massal

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga berjalan kaki di jalan raya Manila akibat lumpuhnya transportasi karena krisis bahan bakar.

Ribuan warga berjalan kaki di jalan raya Manila akibat lumpuhnya transportasi karena krisis bahan bakar.

NASIONAL,TimeNUSANTARA — Krisis bahan bakar yang melanda Filipina kini memasuki fase mengkhawatirkan. Kelangkaan energi yang dipicu konflik di Timur Tengah membuat sistem transportasi lumpuh, memaksa ribuan pekerja berjalan kaki menuju tempat kerja.

Fenomena “jalan kaki massal” ini viral di media sosial, khususnya di platform X. Warga membagikan video yang memperlihatkan jalan raya dipenuhi pejalan kaki, tanpa kendaraan umum maupun pribadi yang melintas.

“Breaking: akibat kelangkaan BBM, orang-orang kini berjalan kaki ke tempat kerja di Filipina,” tulis salah satu pengguna, menggambarkan situasi darurat yang kini dihadapi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan Al Jazeera, krisis energi ini berdampak langsung pada aktivitas harian warga. Ironisnya, di tengah lumpuhnya transportasi, kemacetan lalu lintas di ibu kota Manila justru mengalami penurunan drastis.

Namun, kondisi ini bukan kabar baik. Perjalanan yang biasanya ditempuh dengan kendaraan kini harus dilalui dengan berjalan kaki dalam waktu berjam-jam. Banyak pekerja mengaku kelelahan dan terancam kehilangan penghasilan karena keterlambatan.

Krisis ini juga memperlihatkan rapuhnya ketahanan energi nasional Filipina yang sangat bergantung pada impor bahan bakar. Ketika pasokan global terganggu, dampaknya langsung dirasakan hingga ke level masyarakat bawah.

Pemerintah setempat kini didesak untuk segera mengambil langkah cepat dan konkret guna mengatasi kelangkaan BBM, sebelum krisis sosial yang lebih besar terjadi.

Berita Terkait

Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional
Tambak Mati Suri, Ekonomi Surut: Warga Duga Limbah PLTU, PT Medco Klaim Aman
Penambak Udang Vaname Keluhkan Limbah PLTU Sulut 1, DLH Bolmut Bungkam
Bukan Hanya Bangun Rumah, Bupati SJL Juga Dorong Kemudahan Modal untuk Petani Boltara
Gerak Cepat Bupati Yusra Pulihkan Irigasi Strategis Demi Petani Bolmong
537 Rumah Layak Huni di Boltara Siap Dibangun
Bupati SJL Pastikan Program Pengentasan Kemiskinan Terus Berjalan dan Tepat Sasaran
Bupati Yusra Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Senjata Baru Bangkitkan Ekonomi Bolmong

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:53 WITA

Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 17:12 WITA

Tambak Mati Suri, Ekonomi Surut: Warga Duga Limbah PLTU, PT Medco Klaim Aman

Jumat, 17 April 2026 - 12:25 WITA

Penambak Udang Vaname Keluhkan Limbah PLTU Sulut 1, DLH Bolmut Bungkam

Jumat, 17 April 2026 - 10:50 WITA

Bukan Hanya Bangun Rumah, Bupati SJL Juga Dorong Kemudahan Modal untuk Petani Boltara

Rabu, 15 April 2026 - 23:42 WITA

Gerak Cepat Bupati Yusra Pulihkan Irigasi Strategis Demi Petani Bolmong

Berita Terbaru