Kemendagri RI Rakor Bersama Pemda Bolmut Tekan Angka Inflasi Daerah

Senin, 13 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMENUSANTARA, BOLMUT – Kementerian Dalam Negeri bersama dengan sejumlah Kementerian Lembaga pemerintah pusat lainya menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (13/11/2023) diruang rapat bupati bolmut

Rakor tersebut membahas mengenai evaluasi dan pencegahan perkembangan inflasi di daerah, yang diikuti Gubernur, Bupati/Walikota beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah secara langsung maupun virtual/Zoom Meeting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Pemerintah Kabupaten Bolmut mengikuti kegiatan tersebut melalui Virtual/Zoom Meeting, dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Abdul Nazarudin Maloho

Pada kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan, Rakor ini bertujuan untuk membahas langkah kongkret pengendalian inflasi di daerah sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI.

Beberapa arahan yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam rangka mengendalikan inflasi, salah satunya adalah berkolaborasi.

“Kolaborasi ini dilakukan dengan membuat sistem penggunaan energi yang tepat sasaran serta mencukupi ketersediaan bahan pangan di daerah,”arahnya.

Lebih lanjut Mendagri memaparkan, solusi dalam penanganan inflasi dibutuhkan dukungan dan langkah-langkah strategis dari seluruh instansi pusat hingga daerah.

“Pemerintah daerah diminta untuk mengoptimalkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memonitor harga bahan pokok di pasar-pasar tiap hari,” ungkapnya.

Iya juga menerangkan sejalan dengan inflasi bahan pangan yang cenderung memberikan andil inflasi/deflasi, serta sesuai dengan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, maka komoditas pangan terpilih yang akan dijadikan patokan kinerja pengendalian inflasi TPIP dan TPID.

“Untuk pangan kita perlu berkonsentrasi pada komunitas pangan yang trennya naik seperti beras, bawang dibeberapa daerah dan ini bisa menjadi catatan kita sebagai data dalam pencegahan inflasi,” jelasnya.

Dirinya juga menerangkan peran Daerah dalam monitoring perkembangan harga dengan pengumpulan perkembangan harga pada pasar di sejumlah daerah seluruh Indonesia.

“Selain itu, Inflasi bahan makanan perlu menjadi perhatian. Komoditas cabai merah dan bawang merah, beras dan bahan pokok lainya perlu dipantau perkembangan harganya agar dibulan-bulan berikutnya tidak memberikan dorongan inflasi,” ungkapnya

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Abdul Nazarudin Maloho mengungkapkan bahwa dirinya bersama TPID Bolmut mendukung kegiatan Rakor Pengendalian Inflansi Daerah bersama Mendagri.

Menurutnya, Kegiatan Rakor tersebut ditujukan sebagai upaya Kepala Daerah, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dalam pemulihan ekonomi dan menjaga stabilitas harga.

“Kegiatan ini ditujukan sebagai upaya Kepala daerah dalam mendorong sektor ekonomi yang tumbuh makin produktif,” jelasnya.

“Selain itu, meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian sehingga memiliki kontribusi yang semakin besar dalam menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi terutama disituasi dampak inflasi saat ini” pungkasnya.

Penulis : Fadlan Ibunu

Lihat artikel lainya seputaran isyu terkini dengan mengklik tautan ini

Berita Terkait

Bupati Boltara Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola Pertanahan di Hadapan KPK RI
Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data
Muscab Serentak PPP Sulut Digelar, SB–YI Terpilih Aklamasi Pimpin PPP Bolmut
Saat Penambang Menjerit, Bupati Yusra Hadir Cari Jalan Keluar Temui Kejati Sulut untuk Warga Bolmong
Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”
Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong
Bupati Bolmong Perkuat Kolaborasi dengan PLN, Ribuan Lampu Jalan Dipasang hingga Program Listrik Masuk Sawah
Resmi Jabat Sekwan DPRD Bolmut, Ivan Gahtan Siap Tancap Gas Perkuat Kinerja dan Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:58 WITA

Bupati Boltara Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola Pertanahan di Hadapan KPK RI

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:33 WITA

Muscab Serentak PPP Sulut Digelar, SB–YI Terpilih Aklamasi Pimpin PPP Bolmut

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:59 WITA

Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:29 WITA

Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong

Berita Terbaru

Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, terekam kamera berlari meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus suap impor, Jumat (8/5/2026). Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah dirinya memilih irit bicara di hadapan awak media.

NASIONAL

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WITA