BOLTARA, TimeNUSANTARA – Langkah nyata langsung ditunjukkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena (SJL), dalam memastikan program pengentasan kemiskinan terus berjalan dan tepat sasaran. Tanpa menunggu laporan di atas meja, ia turun langsung ke lapangan meninjau kondisi warga calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Selasa (14/04/2026) kemarin.
Peninjauan ini bukan sekedar formalitas. Bupati memastikan setiap bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan. Ia juga menekankan pentingnya kejelasan status lahan agar pembangunan rumah tidak memicu persoalan hukum di kemudian hari.
“Program ini harus terus berjalan dan tepat sasaran serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, ini suda menjadi prinsip yang terus dikawal dalam setiap tahapan verifikasi,”jelas Bupati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Iya juga menguraikaan di tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Boltara mengalokasikan pembangunan 7 unit RTLH melalui APBD, baik dalam bentuk rehab berat maupun bangun baru. Bantuan tersebut menyasar warga di sejumlah desa seperti Sangtombolang, Bintauna Pantai, Mome, Bunong, Ollot I, hingga Kuala Utara.
Tak berhenti di situ, upaya besar juga berhasil diperjuangkan di tingkat pusat.
Pemerintah daerah memperoleh tambahan 537 unit rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI.
“Alhamdulillah Dukungan ini menjadi bukti kuat bahwa komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem mendapat perhatian serius juga dari pemerintah pusat, ”pungkas Bupati.
Peninjauan Bupati turut didamping jajaran pemerintah daerah, TNI/Polri, hingga aparat desa dalam memperkuat sinergi lintas sektor demi memastikan setiap program berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
(Fadlan Ibunu)











