Polres Bolmong Gerebek Ruma Warga Passi, Diduga Jadi Tempat Berhubungan Intim

Minggu, 7 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HUKRIM, TimeNUSANTARA Tim Anoa Polres Kotamobagu, menggerebek salah satu rumah warga Desa Passi 2, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), berinisial FM (62), yang diduga menjadi tempat prostitusi dan pesta miras.

Dalam penggerebekan Sabtu (4/4) dini hari itu, polisi berhasil meringkus pemilik rumah bersama 5 orang lainnya yang sedang menggelar pesta Miras.

Kepala Tim Anoa, Ipda Harun Pangalima SH mengatakan, penggerebekan ini dilakukan atas dasar laporan laporan masyarakat yang resah akibat aktivitas di rumah milik FM tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, dan benar saja, saat digerebek tim Anoa, tertangkap basah pasangan diluar nikah yang sedang melakukan hubungan suami istri di rumah tersebut yakni SM (46) warga Kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat dan TU (30) warga Desa Passi,” ungkapnya.

Lanjutnya, sebagaimana hasil interogasi, FM mengaku jika kamar sebagai tempat prostitusi, disewa.

“Ketika digelandang ke Polres, FM mengaku menerima uang sebasar tiga puluh ribu rupiah, sebagai sewa kamar yang digunakan SM dan TU,” ungkapnya lagi.

Informasi yang berhasil dirangkum, lima nama yang diamankan di ramah FM, yakni SM (46) warga Kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat, TU (30) warga Desa Passi, HB alias Hendrik (49) warga Ikuna Dumoga, AP alias Adi (39) warga Desa Bilalang IV, dan LP alias Liliati (19) warga Mongkonai.

Salah satu yang diamankan Hendrik (49) warga Ikuna Dumoga, kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis badik. Hendrik pun langsung ditangani oleh Sat Reskrim untuk mejalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati, SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Rusman M Saleh, SE membenarkan penangkapan tersebut. ***

 

 

Berita Terkait

Bupati Boltara Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola Pertanahan di Hadapan KPK RI
Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data
Di Tangan Bupati Yusra, RSUP Dumoga yang Lama Mangkrak Kini Beroperasi
Muscab Serentak PPP Sulut Digelar, SB–YI Terpilih Aklamasi Pimpin PPP Bolmut
Saat Penambang Menjerit, Bupati Yusra Hadir Cari Jalan Keluar Temui Kejati Sulut untuk Warga Bolmong
Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”
Bupati Yusra Alhabsyi Turun Gunung, Siapkan Lompatan Besar Pertanian Bolmong di Tengah Tantangan Anggaran
Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:58 WITA

Bupati Boltara Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola Pertanahan di Hadapan KPK RI

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data

Senin, 11 Mei 2026 - 20:03 WITA

Di Tangan Bupati Yusra, RSUP Dumoga yang Lama Mangkrak Kini Beroperasi

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:33 WITA

Muscab Serentak PPP Sulut Digelar, SB–YI Terpilih Aklamasi Pimpin PPP Bolmut

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:59 WITA

Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”

Berita Terbaru

Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, terekam kamera berlari meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus suap impor, Jumat (8/5/2026). Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah dirinya memilih irit bicara di hadapan awak media.

NASIONAL

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WITA