Kemenkes RI Tinjau Progres RSUD Bolmut, PT Brantas Abipraya Catat Lonjakan Kinerja di Atas Target

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peninjauan lapangan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai standar operasional prosedur serta ketentuan teknis yang berlaku.

Peninjauan lapangan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai standar operasional prosedur serta ketentuan teknis yang berlaku.

BOLMUT, TimeNUSANTARA — Proyek pembangunan RSUD Bolmong Utara terus menunjukkan tren positif dan percepatan signifikan. Hal ini terlihat dari capaian progres terbaru yang kini melonjak jauh di atas rencana, sekaligus mendapat perhatian langsung dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saat melakukan peninjauan lapangan, Sabtu (2/5/2026).

Berdasarkan laporan progres terbaru, realisasi pekerjaan telah mencapai 1,354%, jauh melampaui rencana sebesar 0,538%, dengan deviasi positif +0,816%. Capaian ini menunjukkan akselerasi kinerja yang kuat sejak tahap awal hingga memasuki tahap kedua pembangunan.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) ini sebelumnya telah menuntaskan pekerjaan penimbunan dan pemadatan tanah 100%. Kini, pekerjaan berlanjut pada tahap struktur bawah yang meliputi pondasi bore pile, pile cap, dan tie beam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekerjaan tahap kedua berupa persiapan struktur bawah mulai dilaksanakan, mencerminkan kesiapan teknis dan perencanaan matang dalam pembangunan RSUD Bolmong Utara.
Pekerjaan tahap kedua berupa persiapan struktur bawah mulai dilaksanakan, mencerminkan kesiapan teknis dan perencanaan matang dalam pembangunan RSUD Bolmong Utara.

Sebanyak 157 titik bore pile mulai dipersiapkan dengan spesifikasi teknis kedalaman mencapai 22 meter dan diameter 60 cm. Menariknya, struktur pondasi dirancang dengan kapasitas kekuatan hingga setara bangunan 13 lantai, jauh di atas kebutuhan konstruksi yang hanya direncanakan setinggi 3 lantai menunjukkan standar kualitas tinggi yang diterapkan perusahaan.

Kunjungan tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama PPK menjadi bagian dari pengawasan langsung terhadap progres proyek. Peninjauan dilakukan menyeluruh mulai dari gerbang proyek, pos pengamanan, papan proyek hingga aktivitas pekerjaan di lapangan.

Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran manajemen proyek PT Brantas Abipraya (Persero), termasuk Site Operasional Maneger Rizky Catur, serta tim Quality HSE Manager.

Koordinasi dan pengawasan intensif di lapangan menjadi bagian dari komitmen PT Brantas Abipraya (Persero) dalam menjaga kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan proyek.
Koordinasi dan pengawasan intensif di lapangan menjadi bagian dari komitmen PT Brantas Abipraya (Persero) dalam menjaga kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan proyek.

Pelaksana Lapangan, Lenol Lakoro, kepada media ini Sabtu (2/5/2026) menyampaikan bahwa hasil peninjauan menunjukkan seluruh aspek pekerjaan telah berjalan sesuai standar operasional.

“Peninjauan dilakukan dari pintu masuk hingga aktivitas kerja di lapangan. Secara keseluruhan dinilai telah sesuai SOP. Kami berterima kasih atas kunjungan ini sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, lonjakan progres yang melampaui target ini tidak terlepas dari kerja tim yang solid serta penerapan sistem kerja yang terukur dan disiplin di lapangan.

Pelaksanaan proyek dengan penerapan standar keselamatan dan kualitas kerja yang tinggi menunjukkan profesionalisme PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai BUMN konstruksi berpengalaman.
Pelaksanaan proyek dengan penerapan standar keselamatan dan kualitas kerja yang tinggi menunjukkan profesionalisme PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai BUMN konstruksi berpengalaman.

Sebagai BUMN konstruksi berpengalaman, PT Brantas Abipraya (Persero) kembali membuktikan kapasitasnya dalam menangani proyek strategis nasional dengan kualitas tinggi, ketepatan waktu, serta penerapan standar keselamatan kerja yang ketat.

Dengan progres yang terus meningkat dan telah diverifikasi langsung oleh Kemenkes RI, pembangunan RSUD Bolmong Utara diyakini akan berjalan optimal hingga selesai, serta mampu memberikan dampak besar bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat di daerah.

Penulis/editor: Fadlan Ibunu

Berita Terkait

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data
Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”
Resmi Jabat Sekwan DPRD Bolmut, Ivan Gahtan Siap Tancap Gas Perkuat Kinerja dan Pelayanan
Wabup MAP Tampil Inspiratif di Milad Wanita Islam ke-64
Tegas Usai Lantik 97 Pejabat: Banyak PR Menanti, Tak Ada Alasan Mengeluh Meski di Tengah Efisiensi Anggaran
Bupati Boltara Lantik Puluhan Pejabat, Sri Wahyuni Pontoh Resmi Jabat Kadis Kominfo
Komitmen Pemda Boltara Dipertegas di Penghujung Audit
Meriahkan HUT ke-19 Boltara, Pemkab Gelar Lomba Fotografi Bertema Pesona Alam

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:59 WITA

Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WITA

Resmi Jabat Sekwan DPRD Bolmut, Ivan Gahtan Siap Tancap Gas Perkuat Kinerja dan Pelayanan

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:43 WITA

Wabup MAP Tampil Inspiratif di Milad Wanita Islam ke-64

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:37 WITA

Tegas Usai Lantik 97 Pejabat: Banyak PR Menanti, Tak Ada Alasan Mengeluh Meski di Tengah Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru

Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, terekam kamera berlari meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus suap impor, Jumat (8/5/2026). Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah dirinya memilih irit bicara di hadapan awak media.

NASIONAL

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WITA