BOLMONG, TimeNUSANTARA – Langkah progresif kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) di bawah kepemimpinan Bupati Yusra Alhabsyi. Fokus memperkuat ekonomi kerakyatan kini dipacu lebih agresif melalui pengawalan serius terhadap program Koperasi Merah Putih yang diyakini menjadi tulang punggung kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut terlihat jelas saat Bupati Yusra menerima langsung audiensi tim Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) Koperasi Merah Putih, yang digelar di ruang kerjanya, Senin (13/4/2026). Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi titik strategis dalam menyatukan langkah antara kebijakan pemerintah dan kerja nyata di lapangan.
Dalam suasana penuh semangat kolaborasi, tim pendamping memaparkan kesiapan mereka dalam mengawal program. Saat ini, sebanyak 2 PMO dan 19 BA telah diterjunkan ke berbagai wilayah di Bolmong untuk memastikan koperasi berjalan aktif, profesional, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Yusra tampil sebagai pemimpin yang responsif dan visioner. Ia tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga menegaskan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam memfasilitasi setiap kebutuhan yang menunjang keberhasilan program tersebut.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih bukan sekadar program biasa, melainkan strategi nyata menghadapi tantangan ekonomi global dengan memperkuat fondasi ekonomi lokal. Ia melihat koperasi sebagai wadah paling efektif dalam menghimpun kekuatan ekonomi masyarakat kecil agar mampu bersaing secara kolektif.
“Peran PMO dan BA sangat krusial sebagai penggerak utama. Kita ingin koperasi yang hadir benar-benar hidup, berkembang, dan memberi manfaat nyata, bukan sekadar formalitas administrasi,” tegas Yusra dengan penuh optimisme.
Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Menurutnya, kunci keberhasilan koperasi terletak pada pemahaman warga tentang pengelolaan yang baik dan manfaat jangka panjang yang bisa dirasakan bersama.
Dukungan lintas sektor pun tampak solid. Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM bersama jajaran, menandakan bahwa program ini menjadi prioritas utama dalam arah pembangunan daerah tahun 2026.
Dengan sinergi kuat antara pemerintah dan tenaga pendamping di lapangan, Pemkab Bolmong optimistis Koperasi Merah Putih akan menjelma menjadi pilar ekonomi baru di tanah Totabuan—mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat. (Nur)











