Gerindra dan PDIP Kompak Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerindra & PDIP

Gerindra & PDIP

JAKARTA, TimeNUSANTARA – Dua partai besar di DPR RI, Partai Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP), menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih, yang dirancang sebagai penggerak ekonomi rakyat berbasis desa. Dukungan itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, pada Senin (26/5/2025).

Wakil Ketua Komisi VI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menyampaikan keyakinannya bahwa koperasi ini bisa menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen. Ia menilai koperasi desa dapat memperluas perputaran uang yang selama ini hanya terpusat di kota.

“Kalau program ini berhasil, maka kesejahteraan rakyat akan meningkat. Masyarakat desa bisa naik kelas, dan perputaran uang tidak lagi terpusat di kota saja, tapi juga menyentuh desa-desa,” kata Andre.

Andre juga mengingatkan agar pembentukan koperasi tidak semata-mata berorientasi pada kuantitas. Menurutnya, kualitas kelembagaan, sistem, dan model bisnis harus menjadi prioritas utama agar koperasi dapat berjalan berkelanjutan dan tidak berbenturan dengan program yang sudah ada, seperti BUMDes.

“Pertumbuhan ekonomi 8 persen itu tidak sebatas omon-omon, tapi bisa kita realisasikan jika koperasi ini dijalankan dengan baik. Tapi harus jelas model bisnisnya, agar tidak tumpang tindih dengan BUMDes,” tegasnya.

Dukungan serupa juga datang dari Fraksi PDIP, yang disampaikan oleh anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka. Ia menyebut pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai bentuk nyata penguatan ekonomi gotong royong dan langkah strategis untuk membangkitkan ekonomi desa.

“Koperasi Merah Putih adalah momentum strategis untuk membangkitkan ekonomi desa. Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi soal kedaulatan rakyat dalam produksi dan distribusi,” kata Rieke.

Rieke menekankan pentingnya membangun koperasi yang sehat dan berdaya saing, serta tidak dijadikan sekadar proyek simbolis. Ia mendorong agar koperasi benar-benar menjadi alat pemerataan ekonomi dan memperkuat kemandirian masyarakat desa.

Dengan dukungan dari Partai Gerindra dan PDIP, dua kekuatan politik besar di parlemen, pembentukan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi terobosan dalam pembangunan ekonomi berbasis desa. Program ini juga menjadi harapan baru untuk menciptakan keadilan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta mengurangi ketimpangan antara kota dan desa.

Berita Terkait

Kehadiran Andika Djosari Bawa Pesan Kemanusiaan di Tubuh PKB Kalawat
Kenali Coretax: Cara UMKM Beradaptasi dengan Sistem Pajak Digital
Mengenal Peran Audit Internal dalam Mengawal BLT Dana Desa
Prabowo Ajukan Tambahan APBN, Targetkan 70 Ribu Polhut di Tengah Perombakan Besar Jajaran Polri
WOW! Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya
Kursi Menkeu Berpindah dalam Hitungan Jam, Daerah Menanti: Benarkah APBD 2027 Bakal Kembali Normal?
Wakapolri Resmikan Modernisasi Fasilitas Akpol, Dapat Dukungan Penuh dari Para Alumni
Kepala BGN Dr. Sudaryono Perkuat Standar MBG, Wartawan Diminta Awasi Yayasan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:29 WITA

Kehadiran Andika Djosari Bawa Pesan Kemanusiaan di Tubuh PKB Kalawat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:55 WITA

Kenali Coretax: Cara UMKM Beradaptasi dengan Sistem Pajak Digital

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:44 WITA

Mengenal Peran Audit Internal dalam Mengawal BLT Dana Desa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:21 WITA

Prabowo Ajukan Tambahan APBN, Targetkan 70 Ribu Polhut di Tengah Perombakan Besar Jajaran Polri

Rabu, 30 September 2026 - 07:58 WITA

WOW! Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya

Berita Terbaru