BOLMUT, TimeNUSANTARA – Komitmen terhadap keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap regulasi kembali ditunjukkan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) dalam pelaksanaan proyek pembangunan fasilitas kesehatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.
Berdasarkan pantauan lapangan TimeNusantara.com pada Rabu (20/4/2026), sejumlah rambu-rambu peringatan dan informasi standar operasional prosedur (SOP) telah dipasang secara lengkap di area proyek. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan pelat merah tersebut menjalankan tugasnya sesuai aturan yang berlaku serta mengedepankan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Baca juga: Kinerja Unggul BUMN Konstruksi, Proyek RSUD Bolmong Utara Batch III Lampaui Target di Tahap Awal
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di lokasi proyek, terlihat jelas papan informasi utama yang memuat detail pekerjaan, yakni paket Pelaksanaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Pembangunan/Renovasi RSUD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 128.306.878.400 (termasuk PPN) dengan waktu pelaksanaan selama 296 hari kalender dan masa pemeliharaan 365 hari kalender.
Proyek strategis ini dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai kontraktor pelaksana, dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai pemberi tugas, serta didukung oleh konsultan manajemen konstruksi PT Ciriajasa Cipta Mandiri. Lokasi pekerjaan berada di Desa Talaga Tomoagu, Kecamatan Bolang Itang Barat.
Selain papan proyek utama, pemasangan berbagai rambu keselamatan juga tampak menonjol. Mulai dari imbauan “Safety First”, larangan merokok di area proyek, kewajiban penggunaan identitas tamu, hingga aturan berjalan di jalur khusus pejalan kaki. Tidak hanya itu, terdapat pula larangan tegas untuk mengambil gambar atau merekam tanpa izin, yang dilengkapi dengan dasar hukum yang jelas sesuai peraturan perundang-undangan.
Penerapan rambu-rambu ini mencerminkan disiplin tinggi dalam pengelolaan proyek konstruksi, sekaligus menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan lingkungan kerja.
Sebagai perusahaan konstruksi milik negara yang telah berpengalaman dalam berbagai proyek infrastruktur nasional, PT Brantas Abipraya (Persero) terus membuktikan kapasitas dan profesionalismenya. Pendekatan kerja yang sistematis, berbasis SOP, serta berorientasi pada keselamatan menjadi nilai tambah yang memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja perusahaan.
Kehadiran proyek pembangunan RSUD ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah Bolaang Mongondow Utara.
Dengan penerapan standar keselamatan yang ketat sejak awal, PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses yang aman, tertib, dan sesuai regulasi.
Penulis/Editor: Fadlan Ibunu











