BMKG Beri Penjelasan Potensi Gempa Megathrust Diwliayah Sulut

Minggu, 18 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, TimeNUSANTARA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan gempa megathrust ‘tinggal tunggu waktu’ untuk mengguncang Indonesia termasuk wilayah Sulawesi Utara (Sulut). BMKG mengimbau warga tidak panik dengan viralnya informasi terkait gempa megathrust tersebut.

“Megathrust ini sudah sangat lama. Cuma baru booming (viral) sekarang,” ujar Koordinator Data dan Informasi Stasiun Geofisika BMKG Manado Muhammad Zulkilfi, Jumat (18/8/2024) kemarin.

Zulkifli mengatakan megathrust merupakan istilah untuk menyebutkan daerah pertemuan lempeng dengan luasan area rupture yang sangat besar dengan pola penyesaran naik. Untuk daerah Sulut sudah ada kajian besaran kekuatan gempa bila gempa megathrust terjadi.

“Dari hasil kajian pusgen (pusat gempa nasional) di tahun 2017 menuliskan bahwa magnitudo tertarget untuk zona megathrust Laut Sulawesi itu sekitar magnitude 8,5,” bebernya.

Zulkifli mengatakan untuk zona yang berpotensi terjadi megathrust di area Sulut berada di area utara. Dia menyebut titik berpotensi gempa megathrust berada di areal laut.

“Daerah yang terdampak gempa berada di sepanjang sisi utara laut lengan Sulawesi,” katanya.

Lebih lanjut, Zulkifli mengatakan dengan kekuatan yang diprediksi 8,5 magnitude di sekitar area laut maka dampak kerusakan akan terjadi di sekitar daerah tersebut. Namun dia menegaskan wilayah tersebut hanya berpotensi terjadi gempa megathrust.

“Hal ini karena berhadapan langsung dengam sumber megathrustnya, lokasinya relatif dekat. Artinya ketika terjadi gempa dengan guncangan yang kuat maka potensi kerusakannya dominan di daerah tersebut,” paparnya.

Zulkifli pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang meski informasi megathrust saat ini tengah viral. Menurutnya, manusia telah hidup lama dengan potensi megathrust ini.

“Dengan kondisi ini, megathrust menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita, suka atau tidak, di sinilah tempat kita tinggal. Sejak zaman dahulu, megathrust telah menjadi bagian dari lingkungan kita, dan kita hidup di atasnya,” paparnya.(***)

Berita Terkait

Bupati Sirajudin Gandeng Menteri ATR/BPN Percepat Kemajuan Pertanian di Boltara
Bantu Korban Banjir Bolmong, Kapolda Sulut dan Bhayangkari Salurkan Bantuan
Gandeng Empat Pilar, Pemkab Bolmong Matangkan Dokumen RP2KPKPK 2026
Tinjau Lapangan di Hari Libur, Kadinkes Boltara Pastikan Proyek Pembagunan RSUD Berjalan Lancar Sesuai Target
Yasti Mokoagow dan Pemkab Bolmong Salurkan Kompor serta LPG Gratis untuk Korban Banjir
Pemkab Mulai Cairkan Gaji Ke-13 ASN Boltara
Kominfo Boltara Dampingi Pemkab Monitoring SPBU, Pastikan Informasi Ketersediaan BBM Akurat dan Transparan
Kotamobagu Kembali Hadir Ringankan Derita Korban Banjir Bolmong

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:38 WITA

Bupati Sirajudin Gandeng Menteri ATR/BPN Percepat Kemajuan Pertanian di Boltara

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WITA

Bantu Korban Banjir Bolmong, Kapolda Sulut dan Bhayangkari Salurkan Bantuan

Senin, 8 Juni 2026 - 11:32 WITA

Gandeng Empat Pilar, Pemkab Bolmong Matangkan Dokumen RP2KPKPK 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:26 WITA

Tinjau Lapangan di Hari Libur, Kadinkes Boltara Pastikan Proyek Pembagunan RSUD Berjalan Lancar Sesuai Target

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:41 WITA

Yasti Mokoagow dan Pemkab Bolmong Salurkan Kompor serta LPG Gratis untuk Korban Banjir

Berita Terbaru