MANADO, TimeNUSANTARA.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus mendorong peningkatan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) melalui penguatan manajemen kepegawaian, pembinaan disiplin, dan optimalisasi pelayanan administrasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Kepegawaian Tahun 2026 yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltara, berlangsung pada 3–5 November 2026 di Aula Integritas, BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Boltara, Moh. Aditya Pontoh, S.IP., melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Hidayat Panigoro, S.Sos., M.Si., saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas aparatur menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, pengelolaan kepegawaian tidak hanya menyangkut urusan administrasi, tetapi juga berkaitan dengan kedisiplinan, tanggung jawab, serta profesionalisme ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ia mengatakan, penguatan manajemen ASN perlu terus dilakukan agar setiap aparatur mampu memahami tugas dan tanggung jawabnya, sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan kepegawaian semakin meningkat, pembinaan disiplin berjalan lebih optimal, dan pelayanan administrasi kepegawaian dapat dilaksanakan secara profesional,” ujarnya.
Workshop tersebut juga menjadi ruang peningkatan pemahaman bagi para pengelola kepegawaian di lingkungan Pemkab Boltara, khususnya dalam penerapan manajemen ASN sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkab Boltara melalui BKPSDM mendorong agar hasil kegiatan ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyematan tanda peserta. Turut hadir Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Ojak Murdani, S.Sos., MAP., pimpinan OPD, Direktur Utama RSUD, para camat, serta peserta workshop.
Melalui penguatan kapasitas dan disiplin aparatur, Pemkab Boltara menargetkan tata kelola kepegawaian yang semakin tertib, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Penulis/editor: Fadlan Ibunu










