DAERAHPOLITIKSULUT
Trending

Gubernur Olly Dondokambey Pastikan Proses PAW DPRD Yang Pinda Parpol Berjalan Lancar

Timenusantara, Manado – Proses pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPRD di Sulawesi Utara yang pindah parpol sedang bergulir.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, memastikan proses PAW akan berjalan sesuai aturan.

“Tidak ada yang dihambat-hambat, semua proses berjalan,” kata dia, Jumat (21/7/2023). Pekan lalu

Diketahui, ada 9 anggota DPRD yang tengah menjalani proses PAW.

Delapan di antaranya karena pindah parpol sedangkan satunya pelanggaran internal lainnya. Di DPRD Sulut terdapat nama James Arthur Kojongian (JAK) dari Partai Golkar dan Mohamad Wongso dari NasDem.

JAK sudah diusulkan PAW oleh Partai Golkar menyusul beredarnya video dugaan kekerasan beberapa waktu lalu.

Sementara Mohamad Wongso yang pindah PDIP, surat pengusulan PAW-nya dari Partai Nasdem dibacakan dalam paripurna pekan lalu.

Penggantinya sesuai aturan adalah Ismael yang meraih suara terbanyak sesudah Mohamad.

Di DPRD Manado, terdapat empat anggota yang menjalani PAW akibat pindah parpol. Keempatnya adalah Franko Wangko, Lily Binti, Vanda Pinontoan, serta Robert Tambuwun.

Keempatnya pindah ke PDIP dan nyalon untuk Pileg 2024.

Di Tomohon tercatat tiga anggota DPRD yang tengah jalani PAW akibat pindah partai.

Ketiganya adalah Mono Turang dan Santi Runtu dari Gerindra serta James Enrico Kojongian dari Partai Golkar. PDIP menjadi tempat berlabuh bagi ketiganya.

Golkar Sulawesi Utara Siapkan PAW Bagi Kader yang Membangkang

Partai Golkar Sulawesi Utara mengambil langkah tegas terhadap para kader yang mbalelo alias membangkang, terutama bagi anggota DPRD dari Fraksi Golkar yang nyaleg di partai lain.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut, Raski Mokodompit, menyebut anggota DPRD dari Golkar yang ketahuan nyaleg di partai lain langsung diproses pergantian antar waktu (PAW).

“PAW terhadap mereka sudah berproses di DPP,” katanya, belum lama ini.

Pindah parpol lain di saat masih menjabat anggota DPRD adalah pelanggaran berat dan ada konsekuensinya.

“Para pelakunya tentu sudah memahami konsekuensi dari tindakan tersebut,” katanya. Raski Mokodompit mengatakan pihaknya sudah menyiapkan figur yang bakal diajukan dalam proses PAW.

Ia menegaskan Golkar tetap solid kendati ditinggal sejumlah personel terbaiknya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!