MANADO, TimeNUSANTARA – Komitmen membangun kedekatan dengan masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), AKBP Juleigtin Siahaan, S.I.K., M.I.K. Kali ini, ia tampil langsung memimpin Tim Polres Bolmut Angler Community dalam ajang Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Manado Sabtu 11/4/2026 hingga Minggu (12/4/2026).
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Bolmut ini bukan sekedar partisipasi biasa. Ia menjadi simbol nyata bagaimana Polri hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan positif, santai, namun sarat nilai kebersamaan dan sportivitas.
Dalam turnamen tersebut, Tim Polres Bolmut Angler Community diperkuat lima personel, yakni Fikr Gam, Wanly Lauma, Iron Manueke, Haris Zakatara, dan Ardyan. Menariknya, keikutsertaan Fikr Gam yang juga merupakan anggota DPRD Bolmut semakin memperkuat nuansa kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keharmonisan antara institusi kepolisian dan unsur legislatif ini mencerminkan sinergi yang kuat dalam membangun hubungan sosial yang sehat di tengah masyarakat.
Kapolres Bolmut, AKBP Juleigtin Siahaan, kepada timenusantara.com menegaskan bahwa keikutsertaan timnya bukan hanya berorientasi pada hasil, melainkan lebih pada membangun komunikasi yang humanis antara Polri dan warga.
“Ini adalah ruang kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan positif yang mempererat hubungan dengan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap timnya dapat tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas serta membawa nama baik Polres Bolmut di tingkat regional.
Turnamen Kapolda Sulut Cup I 2026 sendiri diikuti oleh berbagai komunitas pemancing dari seluruh wilayah Sulawesi Utara. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkenalkan potensi wisata bahari Manado yang kaya dan menjanjikan.
Melalui kegiatan seperti ini, citra Polri yang humanis, aktif, dan dekat dengan masyarakat semakin terasa nyata di tengah kehidupan sosial.
(Fadlan Ibunu)











