BOLTARA, TimeNUSANTARA — Air mata kebahagiaan tak terbendung membasahi pipi keriput Ibu Jusran Mokodompit (72), seorang lansia di Desa Busisingo, Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Puluhan tahun hidup dalam keterbatasan, Ibu Jusran akhirnya merasakan hangatnya rumah yang layak untuk ditinggali sebuah impian yang dulu terasa mustahil, kini terwujud berkat program Rumah Layak Huni (RLH) dari Pemerintah Daerah Bolmut di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev.
Momen haru itu terjadi saat Bupati Sirajudin menyerahkan langsung kunci rumah baru kepada Jusran, Senin (13/10/2025).
Di hadapan sang bupati, Ibu Jusran tak kuasa menahan tangis. Tangannya yang bergetar memegang kunci rumah seolah tak percaya bahwa kini ia memiliki tempat tinggal yang kokoh dan aman untuk dirinya dan dua anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah… ya Allah, saya tidak menyangka. Sekarang saya punya rumah yang baru,” ujar Ibu Jusran sambil menyeka air mata, suaranya lirih penuh rasa syukur.
Selama puluhan tahun, Ibu Jusran tinggal di gubuk reyot berdinding bambu, beratap bocor, dan berlantai tanah. Setiap kali hujan turun, ia hanya bisa berdoa agar rumahnya tidak roboh. Dengan penghasilan serabutan, ia berjuang membiayai dua anaknya tanpa pernah mengeluh, meski hidup dalam serba kekurangan.
Kini, di usia senjanya, senyum kebahagiaan akhirnya menghiasi wajahnya.
Rumah barunya berdinding tembok permanen, beratap seng kuat, memiliki dua kamar tidur, dapur, dan ruang tamu sederhana yang menjadi tempat baru bagi keluarga kecil itu menata hidup.
“Saya bisa tidur nyenyak sekarang, Pak Bupati. Saya tidak takut hujan lagi,” tutur Ibu Jusran dengan mata berkaca-kaca.
Bupati Sirajudin Lasena yang hadir bersama jajaran perangkat daerah mengatakan, bantuan ini bukan sekedar janji, tetapi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kecil.
Program RLH, lanjutnya, adalah bagian dari 17 program unggulan SJL-MAP yang telah dijalankan secara bertahap untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di Bolmut.
“Ini bukan hadiah, tapi hak mereka sebagai warga negara. Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa setiap warga, tanpa terkecuali, hidup layak dan bermartabat,” tegas Bupati Sirajudin.
Tahun ini, sebanyak 12 unit rumah layak huni telah selesai dibangun dan diserahkan langsung kepada penerima manfaat di beberapa kecamatan. Semua program dijalankan secara transparan dan berpihak kepada masyarakat kurang mampu.
Tak hanya rumah, Pemda Boltara juga memberikan bantuan perlengkapan dasar bagi Jusran berupa dua unit kasur, kipas angin, dua balangan goreng, satu dispenser, loyang, dua lusin gelas, empat kursi, satu meja, serta rak piring.
Bantuan ini diharapkan dapat membuat Jusran dan keluarganya bisa menikmati kehidupan yang lebih nyaman.
Program RLH menjadi salah satu simbol keberhasilan visi-misi SJL-MAP dalam membangun Boltara yang lebih sejahtera, humanis, dan merata. Dari janji kampanye hingga pelaksanaan, pemerintah daerah terus menunjukkan bahwa kesejahteraan rakyat kecil bukan sekedar wacana, melainkan prioritas nyata.
Di tengah kesederhanaan rumah barunya, Jusran kini menyimpan rasa syukur yang dalam.
“Rumah ini bukan hanya dinding dan atap,” ujarnya pelan, “tapi tanda bahwa pemerintah masih peduli pada orang kecil seperti saya.”
(Fadlan Ibunu)











