Setelah Jawa, Kini Giliran Gorontalo Diguncang Skandal DPRD

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar/Doc: Tangkapan layar dari media wakilrakyat.co yang kini beredar luas di Facebook memperlihatkan pernyataan kontroversial anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu. Dalam rekaman video 30 detik, legislator PDIP itu dengan santai mengaku sedang “merampok uang negara” lewat perjalanan dinas ke Makassar.

Gambar/Doc: Tangkapan layar dari media wakilrakyat.co yang kini beredar luas di Facebook memperlihatkan pernyataan kontroversial anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu. Dalam rekaman video 30 detik, legislator PDIP itu dengan santai mengaku sedang “merampok uang negara” lewat perjalanan dinas ke Makassar.

GORONTALO, TimeNUSANTARA – Gejolak kepercayaan publik terhadap wakil rakyat kembali memanas. Setelah beberapa anggota DPRD di Jakarta menjadi sasaran amarah warga hingga rumah pribadi mereka dirusak, kini giliran Provinsi Gorontalo diguncang kasus serupa.

Seorang anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu (WM) dari Fraksi PDIP, terekam dalam video berdurasi 30 detik melontarkan pernyataan kontroversial yang menyulut kemarahan warga. Dalam rekaman yang viral di media sosial itu, WM dengan santai menyebut dirinya tengah “merampok uang negara” lewat anggaran perjalanan dinas ke Makassar, Sulawesi Selatan.

“Kita rampok saja uang negara ini. Kita habiskan saja. Biar negara ini semakin miskin,” ujar WM sambil tertawa bersama seorang perempuan yang diduga bukan istrinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut langsung menuai gelombang kritik dan kecaman. Warganet menilai ucapan WM mencerminkan arogansi pejabat sekaligus memperkuat stigma korupsi di tubuh legislatif. Meski melalui akun Facebook pribadinya WM sudah meminta maaf, publik menilai hal itu hanya basa-basi.

“Kalau di Jakarta rakyat sampai geram dan merusak rumah anggota DPRD, jangan sampai hal serupa terjadi di Gorontalo. DPRD harus segera bertindak,” ungkap salah satu warga gorontalo kepada media ini “Jumat (19/9/2025).

Sementara itu Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo memastikan akan memanggil WM untuk dimintai klarifikasi. Anggota BK, Umar Karim, menegaskan kasus ini akan diproses meski tanpa laporan resmi, sebab menyangkut etika dan disiplin anggota dewan.

Jika terbukti melanggar kode etik, WM terancam sanksi mulai dari teguran tertulis hingga pemberhentian sebagai anggota DPRD. Namun, sejumlah masyarakat sipil di Gorontalo menilai mekanisme internal dewan tidak cukup. Mereka mendesak agar penegak hukum juga turun tangan bila ditemukan indikasi penyalahgunaan anggaran.

Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi anggota DPRD di Indonesia. Setelah Jawa diguncang amarah publik terhadap Uya Kuya, Nova Irba, Eko Patrio, dan Sharoni, kini Gorontalo menghadapi ujian serupa.

Rakyat menunggu sikap tegas DPRD. Jika dewan kembali bermain-main, bukan tidak mungkin amarah publik di Gorontalo berubah menjadi gelombang aksi nyata sebagaimana terjadi di Jakarta.

 

(Fadlan Ibunu)

Berita Terkait

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data
Saat Penambang Menjerit, Bupati Yusra Hadir Cari Jalan Keluar Temui Kejati Sulut untuk Warga Bolmong
Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”
Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong
Bupati Bolmong Perkuat Kolaborasi dengan PLN, Ribuan Lampu Jalan Dipasang hingga Program Listrik Masuk Sawah
Resmi Jabat Sekwan DPRD Bolmut, Ivan Gahtan Siap Tancap Gas Perkuat Kinerja dan Pelayanan
Wabup MAP Tampil Inspiratif di Milad Wanita Islam ke-64
Tegas Usai Lantik 97 Pejabat: Banyak PR Menanti, Tak Ada Alasan Mengeluh Meski di Tengah Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:11 WITA

Saat Penambang Menjerit, Bupati Yusra Hadir Cari Jalan Keluar Temui Kejati Sulut untuk Warga Bolmong

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:59 WITA

Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:29 WITA

Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:15 WITA

Bupati Bolmong Perkuat Kolaborasi dengan PLN, Ribuan Lampu Jalan Dipasang hingga Program Listrik Masuk Sawah

Berita Terbaru