Presiden Jokowi Intruksikan Relokasi 301 KK Dampak Gunung Ruang Ke Kabupaten Bolsel

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TimeNUSANTARA Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk merelokasi sekitar 301 keluarga yang tinggal di sekitar Gunung Ruang, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Muhadjir Effendy, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), mengungkapkan hal ini usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

“Beliau menyetujui seluruh penduduk yang ada di pulau Ruang, yang berjumlah sekitar 301 KK, akan direlokasi ke Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan lahannya akan disediakan oleh Gubernur,” kata Muhadjir pada Jumat (3/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhadjir juga menyampaikan bahwa Jokowi memberikan instruksi khusus kepada Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar untuk menyiapkan lahannya. Sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bertanggung jawab atas penyediaan perumahan dan infrastruktur.

Basuki menjelaskan bahwa akan dibangun rumah instan sederhana sehat (RISHA) di Bolaang Mongondow Selatan, dengan 100 bahan baku RISHA dari Manado dan sisanya akan diperoleh dari Surabaya.

AHY menambahkan bahwa relokasi akan dilakukan di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur, dengan alasan yang cocok dengan mata pencaharian mayoritas warga Sitaro, seperti nelayan dan petani kelapa. (*)

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Boltara Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola Pertanahan di Hadapan KPK RI
Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data
Muscab Serentak PPP Sulut Digelar, SB–YI Terpilih Aklamasi Pimpin PPP Bolmut
Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK
Saat Penambang Menjerit, Bupati Yusra Hadir Cari Jalan Keluar Temui Kejati Sulut untuk Warga Bolmong
Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”
Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong
Bupati Bolmong Perkuat Kolaborasi dengan PLN, Ribuan Lampu Jalan Dipasang hingga Program Listrik Masuk Sawah

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:58 WITA

Bupati Boltara Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola Pertanahan di Hadapan KPK RI

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:33 WITA

Muscab Serentak PPP Sulut Digelar, SB–YI Terpilih Aklamasi Pimpin PPP Bolmut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WITA

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:59 WITA

Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”

Berita Terbaru

Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, terekam kamera berlari meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus suap impor, Jumat (8/5/2026). Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah dirinya memilih irit bicara di hadapan awak media.

NASIONAL

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WITA