BOLMUT, TimeNUSANTARA – Stabilitas keamanan di wilayah perbatasan antara Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara pasca Idulfitri 1447 Hijriah dipastikan tetap terkendali. Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo ke Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat langsung kesiapan aparat keamanan, khususnya jajaran Polsek Pinogaluman, dalam menjaga situasi kamtibmas selama dan setelah arus mudik Lebaran. Rombongan DPRD disambut hangat oleh Kapolsek Pinogaluman bersama personel di Markas Komando (Mako) Polsek.
Tak hanya menerima paparan, rombongan juga melakukan peninjauan ke Pos Pengamanan (Pos PAM) yang menjadi bagian dari Operasi Ketupat 2026. Fokus utama pengamanan mencakup kelancaran arus mudik dan arus balik serta pelayanan maksimal kepada masyarakat di wilayah perbatasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemantauan, situasi keamanan di Kecamatan Pinogaluman dilaporkan dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan menonjol selama momentum Lebaran, yang menunjukkan kesiapan dan profesionalisme aparat di lapangan.
Kapolsek Pinogaluman Ismail Nani menegaskan bahwa seluruh personel telah bekerja secara optimal dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengamanan berjalan maksimal, baik di Pos PAM maupun di seluruh wilayah hukum Polsek Pinogaluman. Syukur, situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, serta dukungan aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban bersama.
Sementara itu, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja Polsek Pinogaluman. Mereka menilai kehadiran aparat yang sigap dan humanis menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan yang memiliki dinamika tersendiri.
Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas daerah dan instansi, guna menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan.(Fadlan Ibunu)











