Pilgub Sulut 2024 Cari Par, Wakil BMR Dinilai Jadi Rebutan

Jumat, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULUT, TimeNUSANTARAMenjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 27 November mendatang, bembuat para calon Gubernur seperti Steven Kandouw, Christiany Eugenia Paruntu dan Elly Engelbert Lasut (E2L) berebut pendamping dari para tokoh politisi dan birokrat di Bolaang Mongondow Raya (BMR). Pasalnya, selain faktor keterwakilan wilayah, budaya dan jejak histori, tokoh dari BMR dianggap mampu meraup suara dari masyarakat BMR. Sejumlah nama pun mulai bermunculan yang dianggap mumpuni mendampingi dari ketiga Cagub tersebut. Nama-nama dari tokoh BMR tersebut diantaranya ada Yasti Soepredjo Mokoagow, Aditya Didi Moha dan Asripan Nani.

Menurut pengamat politik Hendrik Wijaya Tandjung mengatakan, hingga sampai saat ini salah satu Cagub Steven Kandouw kabarnya berkeinginan memilih pasangan di wilayah BMR. Wakil Gubernur Sulut dua periode aktif hingga kini, menginginkan berpasangan dengan Yasti Soepredjo Mokoagow dan Asripan Nani. Menurutnya, rekam jejak Yasti Soepredjo Mokoagow menjadi dasar utama dari Steven OE Kandouw memilih YSM. Dari mantan anggota DPR RI hingga Bupati Bolmong, serta kembali terpilih menjadi anggota DPR RI pada pileg lalu. Menjadikan YSM pilihan ideal untuk Steven bertarung di Pilgub. “Melihat konstelasi saat ini, dimana trend E2L semakin positif di tengah masyarakat Sulut. bahkan raihan suara Hillary merupakan tanda bahwa Steven harus memilih pasangan yang mampu mengimbangi itu,” terang aktivis 98 ini.

Selain Yasti Soepredjo Mokoagow, Pj Walikota Kotamobagu saat ini, Asripan Nani menjadi alternatif pilihan dari Steven Kandouw. Asripan Nani dianggap figur yang mampu mengimbangi peran dari Yasti S Mokoagow. Sehingga mantan sekda Bolmut itu dianggap ideal mendampingi Steven OE Kandouw. “Nah selain Yasti, Asripan Nani adalah salah satu kandidat yang bisa menginbangi hal itu bila YSM tidak berkeinginan maju di Pilgub Sulut,” ujarnya.
Sementara CEP dan E2L Dikabarkan Menginginkan ADM Selain Steven, sosok E2L paling gentol disebut-sebut bakal maju di Pilgub Sulut tahun 2024 ini. Sebab Bupati Talaud itu beberapa waktu lalu telah resmi mengantongi SK dari DPP Partai Demokrat yang langsung.

Raihan suara signifikan Hillary Brigitta Lasut yang tak lain dari anak sulung E2L pada pileg lalu, dianggap merupakan akan memberikan efek elektorat bagi Ayahnya. Untuk memuluskan pertarungan di Pilgub Sulut, E2L dikabarkan akan memilih salah satu tokoh mudah BMR yakni Aditya Didi Moha (ADM).
Meski ADM merupakan kader dan juga Ketua DPD II Partai Golkar. Namun, ADM menjadi salah satu nama yang masuk dalam bursa Cawagub E2L. Sebab selain Partai Golkar adalah Koalisi nasional dari Partai Demokrat. Kemenangan Prabowo-Gibran di Sulut pada pilpres tak lepas dari kerja ADM di wilayah Sulut.

Sementara itu, Ketua DPD I Parta Golkar Christiany Eugenia Paruntu (CEP) juga dikabarkan akan maju kembali di Pilgub Sulut tahun 2024 ini. Bahkan DPP Partai Golkar secara resmi telah memberikan mandatnya kepada CEP sebagai Calon Gubernur Sulut periode 2024-2029. Akan tetapi bila melihat raihan kursi pada Pileg 2024, dimana Partai Golkar diprediksi hanya mendapatkan 6 kursi. Maka dipastikan partai berlambang beringin itu harus berkoalisi demi memenuhi 20 persen jumlah kursi.

Akan tetapi jika CEP maju dalam Pilgub Sulut, konon mantan Bupati Minsel dua periode itu mengingkan pasangan dari Bolmong Raya. Sebab pada Pilgub 2020 lalu, CEP juga menggandeng salah satu tokoh BMR yang tak lain merupakan mantan Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar. Maka dari itu, besar kemungkinan kembali majunya CEP di Pilgub Sulut sangat berpotensi kembali memilih figur dari BMR. “Bila berkaca pada Pilgub lalu, CEP menggandeng Sehan Landjar yang juga Bupati Boltim saat itu. Sangat potensial jika CEP akan kembali mengambil wakilnya dari BMR,” terang Hendrik.

Namun kata Hendrik, saat ini konstalasi politik masih menunjukan pada kondisi dinamika dalam kontestasi. “Hal yang normal saja bila ada isu-isu seperti demikian. Pada akhirnya nanti yang menentukan adalah partai pengusung,” tukasnya.(***)

 

Berita Terkait

Yusra–Dony Jadi Responden Perdana, Sensus Ekonomi 2026 Bolmong Resmi Dimulai
Weny Gaib Resmikan Langkah Awal Transformasi PKB Kotamobagu
BNI Boroko Buka Kesempatan Pinjaman Hingga Rp500 Juta untuk Pensiunan Taspen dan Asabri
Bupati Yusra Perkuat Komitmen Kemanusiaan di Pelantikan PMI Sulut
Dewi Zandra Astuti Mondo Segera Gantikan Frangky Chendra, Banmus DPRD Boltara Jadwalkan Paripurna Pergantian Ketua
Raih Peringkat 1 Sulut, SPPG Boroko Tetap Evaluasi Layanan Pasca Keluhan Menu MBG di Boltara
Bupati Sirajudin Gandeng Menteri ATR/BPN Percepat Kemajuan Pertanian di Boltara
Bantu Korban Banjir Bolmong, Kapolda Sulut dan Bhayangkari Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:05 WITA

Yusra–Dony Jadi Responden Perdana, Sensus Ekonomi 2026 Bolmong Resmi Dimulai

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:30 WITA

Weny Gaib Resmikan Langkah Awal Transformasi PKB Kotamobagu

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:35 WITA

BNI Boroko Buka Kesempatan Pinjaman Hingga Rp500 Juta untuk Pensiunan Taspen dan Asabri

Senin, 15 Juni 2026 - 22:05 WITA

Bupati Yusra Perkuat Komitmen Kemanusiaan di Pelantikan PMI Sulut

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:19 WITA

Dewi Zandra Astuti Mondo Segera Gantikan Frangky Chendra, Banmus DPRD Boltara Jadwalkan Paripurna Pergantian Ketua

Berita Terbaru

HUKRIM

PETI Busato Jadi Batu Uji Kapolres Andhika

Selasa, 14 Jul 2026 - 12:51 WITA