Menteri KKP Dukung Penuh Gorontalo Jadi Sentra Budidaya Rumput Laut Nasional

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menaruh perhatian khusus pada potensi pengembangan rumput laut dan ekspor hasil perikanan di Kabupaten Gorontalo Utara. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerjanya ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang yang didampingi Gubernur Gusnar Ismail dan Kadis Sila Botutihe, Selasa (29/4/2025).

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menaruh perhatian khusus pada potensi pengembangan rumput laut dan ekspor hasil perikanan di Kabupaten Gorontalo Utara. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerjanya ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang yang didampingi Gubernur Gusnar Ismail dan Kadis Sila Botutihe, Selasa (29/4/2025).

GORONTALO, TimeNUSANTARA — Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan budidaya rumput laut di Provinsi Gorontalo. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah gorontalo, Selasa (29/4/2025).

“Potensi rumput laut di Gorontalo sangat luar biasa. Ini menjadi daya tarik yang harus kita kembangkan bersama. Saya siap mendukung penuh,” ujar Menteri Trenggono.

Optimisme Menteri Trenggono tak lepas dari besarnya peluang ekonomi yang ditawarkan sektor ini. Ia mendorong pemerintah daerah Gorontalo agar serius menggarap potensi tersebut dan aktif mendampingi para petani dalam mengembangkan budidaya rumput laut secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sepakat bersama Gubernur, bahwa pengembangan rumput laut di Gorontalo akan menjadi agenda bersama. Potensinya sangat menjanjikan, dan kami akan saling bersinergi,” tegasnya.

Menteri Trenggono juga menyoroti khusus kawasan Gorontalo Utara yang dinilainya memiliki prospek besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan. Menurutnya, rumput laut tak hanya penting untuk sektor pangan, tapi juga untuk industri, pertanian, hingga farmasi.

“Rumput laut ini komoditas multifungsi. Kalau dikembangkan dengan benar, bisa menyerap tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Trenggono didampingi sejumlah pejabat tinggi KKP, termasuk Dirjen terkait, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, serta Penjabat Bupati Gorontalo Utara yang juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Sila Botutihe. Mereka bersama-sama meninjau langsung kondisi Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang di Gorontalo Utara salah satu titik strategis dalam pengembangan sektor kelautan di kawasan timur Indonesia.

 

Peliput: Nopri Dotulong

Berita Terkait

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK
Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong
Bupati Bolmong Perkuat Kolaborasi dengan PLN, Ribuan Lampu Jalan Dipasang hingga Program Listrik Masuk Sawah
⚡ Tagihan Listrik Tiba-Tiba Melonjak? Warga Heboh, PLN Akhirnya Buka Suara!
Kunjungan Ketua PT Manado ke Boltara, Pantai Batu Pinagut Jadi Magnet Wisata
Tekad Bupati Boltara Bangun Harapan dari Nol untuk Warga Tak Mampu
Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional
Tambak Mati Suri, Ekonomi Surut: Warga Duga Limbah PLTU, PT Medco Klaim Aman

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WITA

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:29 WITA

Tak Mau Hanya Terima Laporan Diatas Meja, Bupati Yusra Pilih Temui Langsung Petani Bolmong

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:15 WITA

Bupati Bolmong Perkuat Kolaborasi dengan PLN, Ribuan Lampu Jalan Dipasang hingga Program Listrik Masuk Sawah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:20 WITA

⚡ Tagihan Listrik Tiba-Tiba Melonjak? Warga Heboh, PLN Akhirnya Buka Suara!

Rabu, 29 April 2026 - 21:50 WITA

Kunjungan Ketua PT Manado ke Boltara, Pantai Batu Pinagut Jadi Magnet Wisata

Berita Terbaru

Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, terekam kamera berlari meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus suap impor, Jumat (8/5/2026). Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah dirinya memilih irit bicara di hadapan awak media.

NASIONAL

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WITA