Lindungi Desa dari Tambang Ilegal, Sangadi Huntuk Diserang Fitnah Usai Hadapi Oknum ASN

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangadi Huntuk Oldy F. Kumolontang bersama Camat Bintauna dan TNI-Polri saat ikut serta menanam baliho peringatan aktifitas tambang ilegal diwilayah Bintauna Bolmut beberapa waktu lalu

Sangadi Huntuk Oldy F. Kumolontang bersama Camat Bintauna dan TNI-Polri saat ikut serta menanam baliho peringatan aktifitas tambang ilegal diwilayah Bintauna Bolmut beberapa waktu lalu

HUKRIM, TimeNUSANTARA — Ketegasan Kepala Desa (Sangadi) Huntuk, Oldy F. Kumolontang, dalam menjaga kewenangan serta legalitas aktivitas di wilayahnya kembali diuji. Sabtu (26/7/2025), sebuah insiden terjadi menyusul masuknya alat berat jenis eskavator ke wilayah tambang kilo 20, yang diduga belum mengantongi izin resmi dari Pemerintah Daerah.

Yang lebih mengejutkan, alat berat tersebut dikawal langsung oleh seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bolmut bernama Viktor Posangi tanpa sepengetahuan bahkan tanpa izin dari Sangadi Huntuk sebagai pemegang tanggung jawab wilayah administratif.

“Saya tidak pernah diberitahu maupun diberi surat pemberitahuan atas aktivitas tersebut, apalagi itu diduga ilegal. Saya tidak ingin mengambil risiko hukum hanya karena pembiaran terhadap aktivitas yang belum berizin,” ujar Oldy Kumolontang kepada media ini Minggu (27/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oldy menegaskan, dirinya selama ini menjunjung tinggi aturan dan tidak ingin desanya menjadi titik konflik hukum akibat aktivitas pertambangan yang tidak berlandaskan izin. Justru, kata Oldy, ia telah bersabar dan menahan diri selama ini, menunggu kejelasan izin resmi dari pemerintah.

Namun alih-alih koordinasi, Viktor Posangi justru dinilai bertindak arogan dan melontarkan kata-kata kasar kepada Sangadi. “Dia memanggil saya dengan kata-kata tidak pantas seperti ‘Sangadi babi’,” beber Oldy.

Sangadi kemudian menyambangi Sekretariat Koperasi Ora’a, yang berlokasi di Desa Huntuk, tempat oknum ASN tersebut berada. Di sana, Oldy mengakui menarik baju Viktor dan mempertanyakan secara langsung ucapannya. “Saya hanya menarik baju bagian kerak dan bertanya, apa benar kamu bilang seperti itu. Tapi dia diam. Tidak menjawab sepatah kata pun,” jelasnya.

“Saya tidak pernah mencekik, apalagi memukul. Itu fitnah besar yang kini berkembang. Saya hanya ingin menjaga marwah sebagai kepala desa sekaligus mempertahankan kebenaran,” tegas Oldy.

Dikutip dari media online Kontras.id. Pihak kepolisian sektor Bintauna sendiri saat ini telah menerima laporan atas dugaan penganiayaan, sebagaimana disampaikan oleh Kanit Reskrim Aiptu La Umphy Dalam keterangannya, korban mengaku ditarik kerah bajunya oleh sangadi. Namun pihak kepolisian masih mendalami kronologi kejadian sebenarnya.

Sementara itu, publik menilai tindakan oknum ASN Viktor Posangi justru berpotensi mencoreng netralitas dan etika birokrasi seorang pegawai negeri. Apalagi jika benar turut mengawal aktivitas pertambangan yang belum berizin di wilayah yang sensitif secara hukum.

Sejumlah masyarakat Bolmut yang engan dituliskan namanya juga menyayangkan tindakan provokatif Viktor dan menilai sikap Sangadi sudah cukup terukur. “Sebagai pemimpin desa, Pak Sangadi justru sedang menjaga desa dari persoalan hukum. Sangat tidak pantas jika dia dihina, apalagi oleh ASN,” ucapnya.

 

[Fadlan Ibunu]

Berita Terkait

Peran Dinas PPKBPPPA Menguat, Wabup Boltara Amankan 8 Penghargaan
Bupati SJL Pastikan Program Pengentasan Kemiskinan Terus Berjalan dan Tepat Sasaran
Boltara Ikut Arah Nasional, Bupati SJL & Wabup MAP Fokus Jaga Daya Beli dan Dorong Program Rumah Rakyat
Kapolres Bolmut Jadi Motor Kebersamaan di Ajang Mancing Kapolda Sulut Cup I 2026
Bupati Sjl Berbagi Berkat Di Syukuran Ke-32 Gereja Gmibm Eben Haezer Komus II Timur
Bupati SJL dan Wakil Bupati MAP Kompak Pimpin Gerakan ASRI, Boltara Siap Jadi Kabupaten Bersih dan Berkelanjutan
Musim Kemarau, Pemkab Boltara Bersama DPRD dan TP PKK Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Warga Sangkub
Tak Menunggu Bencana, Pemkab Bolmong Pakai Teknologi Modern untuk Amankan Warga Pesisir

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:15 WITA

Peran Dinas PPKBPPPA Menguat, Wabup Boltara Amankan 8 Penghargaan

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WITA

Bupati SJL Pastikan Program Pengentasan Kemiskinan Terus Berjalan dan Tepat Sasaran

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WITA

Boltara Ikut Arah Nasional, Bupati SJL & Wabup MAP Fokus Jaga Daya Beli dan Dorong Program Rumah Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 18:58 WITA

Bupati Sjl Berbagi Berkat Di Syukuran Ke-32 Gereja Gmibm Eben Haezer Komus II Timur

Jumat, 10 April 2026 - 10:20 WITA

Bupati SJL dan Wakil Bupati MAP Kompak Pimpin Gerakan ASRI, Boltara Siap Jadi Kabupaten Bersih dan Berkelanjutan

Berita Terbaru