BOLTARA, TimeNUSANTARA — Komitmen membangkitkan kembali Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) terus ditunjukkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Arham Pontoh. Sejak 2023 hingga kini, dirinya bersama tim tak pernah surut semangat untuk turun langsung ke desa-desa melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap Bumdes yang sempat mati suri.
Arham menegaskan, tujuan utama langkah ini adalah memperbaiki administrasi, mengatasi kendala di lapangan, serta menghidupkan kembali roda usaha Bumdes agar dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa. “Kami turun satu per satu ke desa, mendengar langsung kendala yang dihadapi sekaligus memberikan solusi agar Bumdes bisa kembali berjalan,” ujar Arham.
Selain pembinaan rutin, pihaknya juga mendorong penerapan mekanisme pengelolaan Dana Ketahanan Pangan yang mengacu pada Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025. Langkah ini diyakini mampu menopang program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan di tingkat desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski begitu, Arham mengakui masih ada Bumdes yang menghadapi hambatan, terutama terkait pengelolaan aset yang belum optimal. Untuk itu, Dinas PMD terus berkoordinasi dengan Inspektorat Daerah guna memastikan penggunaan anggaran sesuai aturan, sekaligus memberikan dorongan semangat baru bagi para pengelola Bumdes.
“Kami ingin agar Bumdes tidak hanya berdiri sebagai formalitas, tetapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi desa. Karena itu, monitoring dan evaluasi akan terus kami lakukan tanpa henti,” tegas Arham Senin 25/8/2025).
Dengan semangat kerja keras yang konsisten, langkah nyata Arham Pontoh bersama tim diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi pengelolaan Bumdes di Kabupaten Boltara. Upaya ini sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan setiap desa memiliki daya tahan ekonomi yang kuat melalui Bumdes.
Penulis/Peliput: Fadlan Ibunu











