BOLMUT, TimeNUSANTARA – Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Bolmut yang dipimpin langsung oleh Fadel Hulalago secara resmi mengadukan berbagai persoalan yang terjadi di PLTU Sulut 1 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut. Aduan tersebut diterima langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Bolmut, Abdul Zamad Lauma, di ruang kerjanya pada Kamis (18/3/2025).
Dalam surat aduan yang disampaikan, Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Bolmut menyoroti beberapa masalah krusial, di antaranya:
1. Pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada kariyawan oleh pihak PT PP yang dinilai sepihak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Pembayaran kontrak rumah masyarakat oleh PT PP yang hingga kini belum juga dibayarkan.
3. Persoalan aset, termasuk penjualan sisa besi dan kabel yang belum transparan.
Atas dasar itu, pihak aliansi meminta DPRD Bolmut untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna memanggil pihak-pihak terkait di PLTU Sulut 1 dan mencari solusi atas berbagai permasalahan tersebut.
Menurut Fadel Hulalago, Ketua Komisi III DPRD Bolmut Abdul Zamad Lauma merespons aduan ini dengan baik dan menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengatur jadwal untuk memanggil pihak-pihak terkait guna membahas dan menyelesaikan isu-isu yang diangkat.
“Kami berharap DPRD dapat segera menindaklanjuti aduan ini dengan serius agar tidak ada pihak yang dirugikan, baik pekerja maupun masyarakat yang terdampak,” ujar Fadel Hulalago.
Dengan langkah ini, diharapkan ada transparansi dan keadilan dalam penyelesaian persoalan yang terjadi di PLTU Sulut 1, serta adanya kepastian hukum bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan.
[Fadlan Ibunu]










