Pemda Bolmut Kumpul Kades dan Camat Sinkronisasikan Program Desa hingga ke Pusat

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena didampingi Wakil Bupati Bolmut Mohammad Aditya Pontoh beserta OPD lainya saat memberikan sambutan pada rakor bersama digesung Bapelitbangda Senin (10/2025). Gambar/Doc: Fadlan Ibunu

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena didampingi Wakil Bupati Bolmut Mohammad Aditya Pontoh beserta OPD lainya saat memberikan sambutan pada rakor bersama digesung Bapelitbangda Senin (10/2025). Gambar/Doc: Fadlan Ibunu

BOLMUT, TimeNUSANTARA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala desa (sangadi) dan camat se-Bolmut di Aula Bapelitbangda pada Senin (10/5/2025). Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Bolmut, Sirajudin Lasena, didampingi Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh, ini bertujuan memastikan kesiapan dan keselarasan program pembangunan, terutama di bidang ketahanan pangan menjelang implementasi program makan bergizi gratis yang akan segera dilaksanakan di Kabupaten Bolmut.

Dalam arahannya, Bupati Sirajudin menegaskan bahwa program ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, yang mewajibkan penggunaan bahan pangan lokal dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, kesiapan produksi dan distribusi bahan pokok menjadi prioritas utama.

“Seluruh bahan pokok seperti beras harus berasal dari petani lokal, begitu juga dengan komoditas lainnya seperti rica, ikan, ayam, bawang, dan telur. Semua harus diambil dari petani dan pengusaha lokal Bolmut. Ini menjadi prinsip utama program ketahanan pangan yang harus kita dukung penuh,” tegas Sirajudin.

Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya tentang ketahanan pangan, tetapi juga menjadi peluang ekonomi besar bagi masyarakat Bolmut. Dengan memastikan setiap kecamatan memiliki komoditas unggulan, dampak ekonomi berkelanjutan akan lebih terasa.

“Misalnya, Kecamatan Bolangitang Timur bisa fokus pada produksi rica, sementara kecamatan lain mengembangkan pertanian sayur dan komoditas unggulan masing-masing. Dengan begitu, ketika program berjalan, efek ekonomi berlapis akan dirasakan oleh petani, nelayan, UMKM, serta pengusaha ayam petelur di Bolmut,” jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan agar Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) segera mempersiapkan diri untuk berpartisipasi dalam program ini. Sesuai arahan Presiden, 20% dari ketahanan pangan harus dikelola melalui Bumdes, sehingga pendataan aset, baik yang bergerak maupun tidak, harus segera dilakukan.

“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Mulai sekarang, para sangadi wajib mendata jumlah petani, nelayan, serta umkm di desanya, termasuk luas lahan pertanian yang digunakan. Ini adalah momentum bagi kita untuk memanfaatkan kebijakan nasional demi kesejahteraan daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawasi dan mengevaluasi implementasi program ini, mulai dari tingkat OPD, kecamatan, hingga desa.

“Arahan Pak Bupati sudah jelas, setiap program harus dievaluasi secara menyeluruh agar berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sinkronisasi dari desa hingga ke kabupaten adalah kunci agar manfaat program ini benar-benar dirasakan,” ungkap Aditya.

Dengan langkah strategis ini, Wakil Bupati Aditya optimistis bahwa program ketahanan pangan dan makan bergizi gratis akan berjalan optimal, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal.

 

[Fadlan Ibunu]

 

Berita Terkait

“Sesama Aparat Saling Pengertian”, Klarifikasi Kasat Lantas Bolmut Disorot, Rheinal Desak Polda Sulut Turun Tangan
Rombongan Mobil Muatan Eksavator Lolos, Warga Ditilang, Polda Sulut Diminta Periksa Lantas Polres Bolmut
Rombongan Mobil Pengangkut Ekskavator Mendadak Pergi, LSM Galaksi Sulut Soroti Kasat Lantas Bolmut
Malam Tak Jadi Penghalang, Kapolsek Bolangitang Cegah Keributan di Desa Paku Berakhir Kondusif
Plt Bupati Boltara Perluas Perlindungan Kesehatan, 7.000 Warga Ditanggung Iuran JKN
Bau Busuk Hilang, Pelanggan Kembali, Obit Tetap Siapkan Langkah Hukum terhadap SPPG Boroko
BGN Didesak Evaluasi SPPG Boroko, Warga Siapkan Somasi!
Tak Hanya di Ruang Publik, Kapolsek Bolangitang Sampaikan Pesan Kamtibmas di Rumah Ibadah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:03 WITA

“Sesama Aparat Saling Pengertian”, Klarifikasi Kasat Lantas Bolmut Disorot, Rheinal Desak Polda Sulut Turun Tangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:40 WITA

Rombongan Mobil Muatan Eksavator Lolos, Warga Ditilang, Polda Sulut Diminta Periksa Lantas Polres Bolmut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:15 WITA

Malam Tak Jadi Penghalang, Kapolsek Bolangitang Cegah Keributan di Desa Paku Berakhir Kondusif

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Plt Bupati Boltara Perluas Perlindungan Kesehatan, 7.000 Warga Ditanggung Iuran JKN

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:24 WITA

Bau Busuk Hilang, Pelanggan Kembali, Obit Tetap Siapkan Langkah Hukum terhadap SPPG Boroko

Berita Terbaru