KOTAMOBAGU, TimeNUSANTARA – Pemerintahan Wali Kota Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat mulai menunjukkan langkah nyata dalam membenahi infrastruktur dasar di Kota Kotamobagu. Sejumlah titik strategis yang selama ini menjadi keluhan masyarakat kini mulai ditata dan diperbaiki secara bertahap.
Salah satu fokus utama pembenahan berada di ruas Jalan Bolian, tepatnya kawasan Pasar 23 Maret hingga pusat pertokoan Kota Kotamobagu. Kawasan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah kini mulai mendapatkan penanganan serius dari pemerintah daerah.
Pantauan pada Rabu (13/5/2026), aktivitas pembangunan terlihat berlangsung intensif. Para pekerja melakukan pembangunan jembatan, normalisasi dan perbaikan drainase, hingga patching badan jalan yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pengaspalan hotmix.
Langkah cepat pemerintahan Weny-Rendy itu pun langsung mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai, perubahan mulai terlihat sejak kepemimpinan baru berjalan, terutama dalam merespons persoalan infrastruktur yang selama ini belum tertangani maksimal.
Salah satu warga Gogagoman, Kasim Igirisa, mengaku bersyukur karena jalan dan drainase yang telah lama rusak akhirnya mulai diperbaiki.
“Alhamdulillah, akhirnya ada perhatian serius terhadap kondisi jalan dan drainase di pusat kota. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota dr. Weny Gaib dan Pak Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat karena pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan Pasar 23 Maret, Jalan Kartini hingga Jalan Bolian selama bertahun-tahun kerap dikeluhkan warga akibat kondisi drainase yang buruk dan jalan yang rusak, namun baru kali ini dilakukan pembenahan secara menyeluruh.
“Sudah lama masyarakat menunggu perbaikan seperti ini. Sekarang mulai terlihat perubahan nyata,” tambahnya.
Pembenahan infrastruktur di pusat aktivitas ekonomi tersebut dinilai menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam menciptakan kota yang lebih nyaman, tertata, dan mendukung kelancaran aktivitas perdagangan serta mobilitas masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Weny-Rendy, pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
(Rian)














