Wartawan Dituntut Tak Sekadar Bicara: Isu Publik Harus Dipublikasikan Berdasarkan Fakta Lapangan dan Profesional

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Nidya Christin Bojoh

Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Nidya Christin Bojoh

SULUT, TimeNUSANTARA – Profesi wartawan bukan sekadar memiliki kartu pers, mendatangi narasumber, atau menyampaikan pernyataan pejabat. Tanggung jawab utama pers justru berada pada bagaimana sebuah persoalan publik diuji di lapangan, dikonfirmasi kepada pihak terkait, kemudian disampaikan kepada masyarakat berdasarkan fakta.

Pesan tersebut menjadi penting menyusul pernyataan Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Nidya Christin Bojoh, yang mengingatkan wartawan agar tidak menyalahgunakan profesi dan tetap berpegang pada fakta serta etika jurnalistik.

Dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, wartawan memang dituntut kritis. Namun, sikap kritis tidak boleh berhenti pada dugaan, informasi sepihak maupun opini. Setiap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat harus ditelusuri dan diuji kebenarannya.

Jika ditemukan dugaan penyimpangan di lapangan, tugas wartawan bukan menutupinya, tetapi mengungkap fakta melalui proses jurnalistik yang benar.

Begitu pula ketika terdapat laporan masyarakat mengenai pelayanan publik, penggunaan anggaran, aktivitas usaha, dugaan pelanggaran hukum maupun kebijakan pemerintah. Informasi tersebut harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan fakta, dokumentasi, konfirmasi dan penelusuran terhadap pihak-pihak yang berkepentingan.

Di sisi lain, pihak yang diberitakan juga memiliki hak untuk memberikan penjelasan. Karena itu, keberimbangan bukan berarti wartawan harus menghilangkan sikap kritis, melainkan memastikan bahwa berita tidak dibangun hanya dari satu sisi.

Pers harus berani memberitakan apa yang ditemukan di lapangan, tetapi juga berani mempertanggungjawabkan setiap fakta yang dipublikasikan.

Prinsip inilah yang membedakan kritik jurnalistik dengan serangan pribadi.

Wartawan tidak boleh menggunakan profesinya untuk menekan seseorang, mencari keuntungan pribadi, ataupun membangun kepentingan kelompok. Sebaliknya, wartawan harus hadir ketika kepentingan masyarakat membutuhkan informasi yang jelas dan dapat diuji.

Pernyataan Ketua PWI Sulut tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kebebasan pers harus berjalan bersama tanggung jawab.

Sebab, ketika sebuah isu publik sudah menjadi perhatian masyarakat, pertanyaannya bukan lagi siapa yang paling keras berbicara, tetapi siapa yang benar-benar turun ke lapangan, memeriksa fakta, melakukan konfirmasi dan berani mempublikasikan hasil temuannya secara bertanggung jawab.

Fadlan Ibunu

Berita Terkait

PT Metco dan PLN Sulut 1 Tuai Apresiasi, Program Penerangan Jalan Sasar Delapan Desa di Bolmut
Tak Sekedar Bangun Fisik, plt Bupati Boltara Perkuat Fondasi Hukum Setiap Program Pemerintah
Semarak Budaya 2026 di Minut, Saat Pemuda Menjaga Warisan Budaya dan Nilai-Nilai Islam
Didampingi Ketua DPRD, Aditya Pontoh Terima Amanah Gubernur untuk Bolmut
Jalan Rp27,6 Miliar Cepat Rusak, Dugaan Persekongkolan BPJN Sulut dan Perusahaan Patut Diusut
Diduga Dibiarkan BPJN, Kualitas Tampalan Aspal Proyek Rp27 Miliar di Perbatasan Sulut-Gorontalo Tak Sesuai Spek
Misterius! Proyek Diduga Pemprov Sulut di Kuala Utara Bolmut Diduga Menyalahi Aturan
Mengenal Sosok Brigjen Pol Yudho Hermanto, Kapolda Sulut yang Baru

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10 WITA

PT Metco dan PLN Sulut 1 Tuai Apresiasi, Program Penerangan Jalan Sasar Delapan Desa di Bolmut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Tak Sekedar Bangun Fisik, plt Bupati Boltara Perkuat Fondasi Hukum Setiap Program Pemerintah

Minggu, 27 September 2026 - 23:35 WITA

Semarak Budaya 2026 di Minut, Saat Pemuda Menjaga Warisan Budaya dan Nilai-Nilai Islam

Rabu, 23 September 2026 - 13:19 WITA

Didampingi Ketua DPRD, Aditya Pontoh Terima Amanah Gubernur untuk Bolmut

Minggu, 13 September 2026 - 12:26 WITA

Wartawan Dituntut Tak Sekadar Bicara: Isu Publik Harus Dipublikasikan Berdasarkan Fakta Lapangan dan Profesional

Berita Terbaru