MANADO, TimeNUSANTARA – Pergantian kepemimpinan di Polres Bolaang Mongondow Utara (Boltara) melalui prosesi serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Sulawesi Utara menjadi penanda berakhirnya masa tugas AKBP Juleigtin Siahaan, S.I.K., M.I.K dimapolda Sulut Senin (8/7/2026). Sebagai Kapolres Boltara. Di balik pergantian tersebut, masyarakat dan jajaran kepolisian mengenang sosok pemimpin yang dikenal humanis, rendah hati, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara.
Selama mengemban amanah sebagai Kapolres Boltara, AKBP Juleigtin Siahaan berhasil membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat. Ia tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi figur yang aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga masyarakat di pelosok desa.
Kepemimpinannya dikenal mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di bawah arahannya, Polres Boltara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat, serta merespons berbagai persoalan kamtibmas secara cepat dan profesional.
AKBP Juleigtin Siahaan juga dikenal sebagai pemimpin yang selalu menanamkan nilai disiplin, integritas, dan kebersamaan kepada seluruh personel. Ia percaya bahwa keberhasilan institusi kepolisian tidak hanya diukur dari penegakan hukum semata, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang tulus dan humanis.
Dalam berbagai kesempatan, perwira menengah Polri tersebut kerap turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Kehadirannya di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun agenda kemasyarakatan lainnya, menjadi bukti komitmennya untuk mendekatkan Polri dengan rakyat.
Tak sedikit masyarakat yang menilai kepemimpinan AKBP Juleigtin Siahaan telah memberikan warna positif bagi Polres Boltara. Melalui pendekatan yang santun namun tegas, ia berhasil menjaga stabilitas keamanan daerah sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
Kini, tongkat estafet kepemimpinan telah beralih. Namun, jejak pengabdian, dedikasi, serta semangat pelayanan yang ditinggalkan AKBP Juleigtin Siahaan akan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Polres Bolaang Mongondow Utara. Sosoknya akan dikenang sebagai pemimpin yang tidak hanya menjalankan tugas dengan profesionalisme, tetapi juga mampu menghadirkan rasa aman, kedekatan, dan kepercayaan di tengah masyarakat Boltara.
Penulis/editor: Fadlan Ibunu









