Proyek Pengaman Pantai Diwilayah Batu Pinagut Bolmut, Abaikan Keselamatan Warga

Minggu, 4 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOROKO, TimeNUSANTARA Proyek konstruksi pembangunan pengaman pantai yang melibatkan berbagai aktivitas berisiko tinggi seperti Batu Bolder dengan berat puluhan ton, serta penggunaan alat berat eksavator diwilayah wisata batu pinagut terkesan mengabaikan keselamatan para pekerja serta warga yang berwisata dipantai tersebut.

Hal ini sebagaimana pantauan Timenusantara.com pada senin (4/8/2024), para pekerja yang diketahui dibawah arahan PT Selly Gina Arwan itu, tidak mengunakan K3 pada pekerjaanya dengan membiarkan para warga yang berwisata dipantai batu pinagut tersebut mandi diareah kapal tongkang yang sedang membongkar batu bolder. Padahal hal ini sangat berbahaya baik bagi pekerja dan terutama warga wisata yang sedang mandi diareah kapal.

Baca juga : Kontraktor Abaikan K3, Pekerja Proyek Miliar Rupiah di Batu Pinagut Tak Pakai Pelindung

Penerapan K3 sebenarnya sangat penting, dikarenakan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja secara signifikan, melindungi pekerja dari cedera serius atau bahkan kematian masyarakat akibat dampak pekerjaan yang tak mengunakan standar K3 oleh perusahaan.

Tak cuman itu, PT Selly Gina Arwan juga terlihat telah mengabaikan Penerapan K3 yang diatur oleh berbagai regulasi dan standar hukum baik di tingkat nasional maupun internasional. Padahal dalam hal mematuhi regulasi suda kewajiban bagi setiap perusahaan konstruksi pembangunan. Pelanggaran terhadap aturan K3 dapat mengakibatkan sanksi hukum, denda, atau penghentian proyek.

Menangapi hal tersebut, Ketua LSM Galaksi Sulut Reinal Mokodompis mengimbau agar pihak perusahaan dapat mengikuti aturan sesuai kontrak kerja yang ada, termasuk penerapan K3 dalam pekerjaanya.

“Semua perusahaan dalam kontrak kerja wajib mengikuti aturan, termasuk menjalankan K3. Sedangkan baru mulai kerja saja mereka melangar aturan dengan mengangap enteng keselamatan warga setempat, apalagi pada kontruksi pembangunanya nanti. kita akan pantau bersama-sama, kalau memang mereka mengabaikan aturan-aturan yang ada, karena pekerjaan itu mengunakan angaran negara belasan miliar rupiah,”tegas reinal.

 

Fadlan Ibunu

Berita Terkait

Ini Daftar Penyertaan Modal BUMDes Tahun 2023 di Kecamatan Bintauna
Pedestrian Batu Pinagut Tahap II Rp1,395 Miliar, Kualitas CV Padat Aksi Niaga Jadi Sorotan
Inspektorat Bolmut Warning Sangadi: Tertib Laporan, Cek Usia Perangkat!
Rp4,25 Miliar Modal BUMDes di Sangkub, Ini Daftar Nama dan penyertaan Modal Dimasing-Masing Desa
Bupati dan Danrem 131/Santiago Tinjau Jembatan Hinga Koperasi Merah Putih di Boltara
Jalan Rp27,6 Miliar Cepat Rusak, Dugaan Persekongkolan BPJN Sulut dan Perusahaan Patut Diusut
Apel ASN Boltara, Inspektorat Ingatkan Tertib Aset
Diduga Dibiarkan BPJN, Kualitas Tampalan Aspal Proyek Rp27 Miliar di Perbatasan Sulut-Gorontalo Tak Sesuai Spek

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:08 WITA

Ini Daftar Penyertaan Modal BUMDes Tahun 2023 di Kecamatan Bintauna

Minggu, 6 September 2026 - 23:29 WITA

Pedestrian Batu Pinagut Tahap II Rp1,395 Miliar, Kualitas CV Padat Aksi Niaga Jadi Sorotan

Minggu, 6 September 2026 - 13:45 WITA

Inspektorat Bolmut Warning Sangadi: Tertib Laporan, Cek Usia Perangkat!

Minggu, 6 September 2026 - 11:59 WITA

Rp4,25 Miliar Modal BUMDes di Sangkub, Ini Daftar Nama dan penyertaan Modal Dimasing-Masing Desa

Kamis, 3 September 2026 - 13:49 WITA

Bupati dan Danrem 131/Santiago Tinjau Jembatan Hinga Koperasi Merah Putih di Boltara

Berita Terbaru