Kalim Kepala BPJS Bolmut, Permintaan Luar Daerah Mendominasi

Jumat, 29 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMENUSANTARA Bolmut- Sebanyak 67.093 Masyarakat Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tercatat sebagai peserta JKN KIS, baik mandiri, badan usaha ataupun yang mendapat bantuan dari Pemerintah di tahun 2022 ini.

Untuk jaminan kesehatan bagi masyarakat penerima bantuan iuran (PBI), Pemerintah Kabupaten Bolmut menggelontorkan anggaran senilai Rp.10.000.065.000 dalam perjanjian kerja sama bersama pihak BPJS kesehatan, guna menalangi iuran 22.000 masyarakat kurang mampu yang terdata sebagai PBI jamkesda.

Di lain pihak, Pemerintah pusat juga meng-cover sebanyak 26.793 Masyarakat Bolmut lainnya, dalam jaminan kesehatan nasional PBI APBN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, pihak BPJS melalui Kepala cabang Bolmut, Gusti Ketut Kusuma, mengakui bahwa terkait klaim jaminan kesehatan ini, permintaan dari luar daerah lebih mendominasi dari pada klaim dalam daerah. Tercatat, untuk dalam daerah, klaim BPJS dari RSUD Bolmut salah satunya, yang sesuai data bulan juli 2022 ini hanya senilai Rp.353.772.900.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Bolmut, Budi Setiwan Kohongia, mengatakan, kurangnya klaim jaminan kesehatan dalam daerah karena tindakan medis yang dilakukan di Bolmut masih sangat minim.

Hal ini menurut Kohongia disebabkan pelayanan kesehatan di Bolmut yang belum maksimal, sehingga pasien yang dirawat di FKTP hingga RSUD harus dirujuk keluar daerah untuk mendapatkan pertolongan medis. “Di RSUD misalnya, kurangnya tenaga dokter, obat-obatan, persediaan darah, hingga alkes menyebabkan penanganan medis tidak bisa dilakukan hingga harus rujuk ke luar. Padahal jika seluruh komponen pelayanan kesehatan ini memadai, tidak perlu harus berobat di luar, pasien yang ada tidak perlu sampai dirujuk, memakan biaya, waktu, serta berbagai konsekuensi lain diantaranya klaim BPJS yang harus ke luar daerah”.

Ia menegaskan, persoalan di bidang kesehatan ini harus menjadi perhatian seluruh penyelenggara pemerintahan.[lan]

Berita Terkait

Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional
Tambak Mati Suri, Ekonomi Surut: Warga Duga Limbah PLTU, PT Medco Klaim Aman
Penambak Udang Vaname Keluhkan Limbah PLTU Sulut 1, DLH Bolmut Bungkam
Bukan Hanya Bangun Rumah, Bupati SJL Juga Dorong Kemudahan Modal untuk Petani Boltara
Komitmen Nyata Bupati Yusra, SDM Bolmong Digenjot Lewat Akses Pendidikan Tinggi
Gerak Cepat Bupati Yusra Pulihkan Irigasi Strategis Demi Petani Bolmong
Peran Dinas PPKBPPPA Menguat, Wabup Boltara Amankan 8 Penghargaan
537 Rumah Layak Huni di Boltara Siap Dibangun

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:53 WITA

Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 17:12 WITA

Tambak Mati Suri, Ekonomi Surut: Warga Duga Limbah PLTU, PT Medco Klaim Aman

Jumat, 17 April 2026 - 12:25 WITA

Penambak Udang Vaname Keluhkan Limbah PLTU Sulut 1, DLH Bolmut Bungkam

Jumat, 17 April 2026 - 10:50 WITA

Bukan Hanya Bangun Rumah, Bupati SJL Juga Dorong Kemudahan Modal untuk Petani Boltara

Kamis, 16 April 2026 - 15:27 WITA

Komitmen Nyata Bupati Yusra, SDM Bolmong Digenjot Lewat Akses Pendidikan Tinggi

Berita Terbaru