Jokowi Umumkan Perekrutan 2,3 Juta ASN di 2024, Berikut Rincianya

Jumat, 5 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TIMENUSANTARA.com – Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah membuka rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) 2024 untuk 2,3 juta formasi. Menurut Presiden, rekrutmen akan menyasar seleksi untuk calon aparatur sipil negara (CPNS) dan seleksi untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Tahun ini pemerintah akan membuka rekrutmen calon ASN sebanyak 2,3 juta formasi,” ujar Jokowi dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (5/1/2024).

Kepala Negara kemudian menjelaskan rincian dari formasi rekruitmen. Pertama, seleksi CPNS dibuka untuk 690.000 lowongan yang tersebar di instansi pusat dan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk seleksi CPNS ini, Jokowi mengajak para lulusan baru atau fresh graduate untuk ikut mendaftar.

“Pemerintah memberikan kesempatan bagi para lulusan baru atau fresh graduate dengan membuka formasi (seleksi) calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024 sebanyak 690.000 orang, dengan rincian di instansi pusat 207.000 dan di instansi daerah 483.000,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Presiden, pemerintah juga akan menyelesaikan penataan tenaga non-ASN untuk diangkat sebagai PPPK.

Penataan akan menyasar tenaga non ASN yang saat ini tercatat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Di mana tahun ini dilakukan rekrutmen sebanyak 1,6 juta formasi yang belum diangkat sebagai PPPK,” ungkap Jokowi

“Formasi-formasi tersebut akan dialokasikan untuk guru dan dosen, tenaga kesehatan serta tenaga teknis sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara pun menekankan agar talenta muda mau bergabung dengan memanfaatkan rekrutmen calon ASN tahun 2024.

“Menghadapi disrupsi teknologi yang sangat besar, pemerintah membutuhkan para pembelajar muda yang terampil dari berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital, efisiensi birokrasi dan mendorong peningkatan kinerja serta akuntabilitas pemerintah,” tambah Jokowi.

Berita Terkait

Bupati Sirajudin Lasena, Gandeng BWS Sulawesi I, Percepat Penanganan Abrasi Pesisir Diwilayah Boltara
Siapa yang Bermain di Tambang Ilegal Bintauna? LSM Galaksi: Jika Dibiarkan, Pembiaran Aparat Juga Patut Dicurigai
Penambang Tradisional Bolmut Turun ke Jalan, Minta Pemerintah Percepat Izin WPR
13 DPC dan DPW Usulkan Mohammad Aditya Pontoh sebagai Calon Ketua DPW PPP Sulut
106 Penyuluh Pertanian Boltara Resmi Beralih ke Kementrian
Tahun ini Pemda Boltara Mulai Berlakukan Retribusi Wisata Pantai Batu Pinagut Lewat Non Tunai
Banjir Bandang Bahu Sitaro Tewaskan 6 Orang, 4 Warga Masih Hilang
CEP Kagum Lihat Perkembangan Boltara, Wisata Batu Pinagut Dinilai Punya Potensi UMKM

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:25 WITA

Bupati Sirajudin Lasena, Gandeng BWS Sulawesi I, Percepat Penanganan Abrasi Pesisir Diwilayah Boltara

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:50 WITA

Siapa yang Bermain di Tambang Ilegal Bintauna? LSM Galaksi: Jika Dibiarkan, Pembiaran Aparat Juga Patut Dicurigai

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:59 WITA

13 DPC dan DPW Usulkan Mohammad Aditya Pontoh sebagai Calon Ketua DPW PPP Sulut

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:41 WITA

106 Penyuluh Pertanian Boltara Resmi Beralih ke Kementrian

Senin, 5 Januari 2026 - 15:45 WITA

Tahun ini Pemda Boltara Mulai Berlakukan Retribusi Wisata Pantai Batu Pinagut Lewat Non Tunai

Berita Terbaru