GORONTALO, TimeNUSANTARA – Perjalanan panjang Donal Lamunte membuktikan bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari langkah kecil. Dari lorong-lorong kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, ia memulai kiprahnya sebagai mahasiswa biasa, hingga kini dipercaya sebagai Anggota DPRD Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Sebuah perjalanan yang sarat perjuangan, dedikasi, dan semangat membangun daerah.
Kisah Donal kembali menjadi ingatan saat ia diminta Mahasiswa asal Bolmut menjadi narasumber dalam kegiatan “Sekolah Kepemimpinan Lanjutan” yang digelar Forum Komunikasi Mahasiswa Mania (FOKMMA) di Kampus IAIN Gorontalo belum lama ini. Acara tersebut menjadi momen istimewa, karena FOKMMA bukan sekedar organisasi ia adalah rumah perjuangan bersama yang didirikan langsung Donal Lamunte sendiri pada tahun 2009.
“Saya dulu hanya seorang mahasiswa Bolmut yang merantau ke Gorontalo. Saya mendirikan FOKMMA ini sebagai tempat berkumpul, belajar, dan saling menguatkan sesama anak Bolmut di perantauan. Siapa sangka, dari ruang kecil itu, saya belajar tentang arti kepemimpinan dan pengabdian,” kenang Donal di hadapan peserta SKL.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kini, sebagai anggota Komisi III DPRD Bolmut, Donal terus membawa semangat itu ke medan yang lebih luas yaitu dalam pembangunan daerah.
Dalam materinya yang bertajuk “Peran DPRD dalam Pengawasan Pembangunan Daerah”, Donal mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya dinamika pembangunan. Ia menegaskan bahwa Bolmut membutuhkan energi, gagasan, dan inovasi dari para pemuda, khususnya mahasiswa.
“Bolmut punya potensi luar biasa di pertanian, perikanan, pariwisata, bahkan pengembangan SDM. Tapi tanpa peran aktif generasi muda, potensi itu akan terus tidur. Mahasiswa sebagai agen perubahan harus berani terlibat, menyumbangkan ide, bahkan mengawal jalannya pembangunan,” tegas Donal.
Lebih dari sekadar materi, Donal menawarkan kolaborasi nyata. Ia membuka pintu selebar-lebarnya bagi mahasiswa untuk bersinergi dengan DPRD, menyampaikan aspirasi, bahkan terlibat langsung dalam program-program pembangunan.
“Kami di DPRD Bolmut tidak ingin berjalan sendiri. Saya percaya, perubahan yang sesungguhnya akan terjadi jika pemerintah dan generasi muda berjalan beriringan,” ujar Donal penuh keyakinan.
Kegiatan yang berlangsung antusias itu tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga menjadi ruang refleksi tentang arti kepemimpinan dan pengabdian. Donal Lamunte adalah bukti nyata, bahwa dari ruang-ruang diskusi sederhana di kampus, lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu membawa perubahan nyata di daerahnya sendiri.
Perjalanan Donal, dari aktivis mahasiswa menjadi wakil rakyat, bukan sekadar cerita sukses pribadi. Itu adalah undangan terbuka bagi generasi muda Bolmut untuk ikut berkontribusi, mengisi ruang-ruang pembangunan, dan membawa Bolmut menuju masa depan yang lebih baik.
Penulis: Fadlan Ibunu












