Bocoran Baru untuk Solusi Honorer yang tak lulus PPPK di Tahun 2024

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

NASIONAL, TimeNUSANTARA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memperkenalkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu atau part-time sebagai alternatif inovatif untuk menangani penataan pegawai non-ASN alias honorer yang tidak lulus seleksi PPPK pada tahun 2024.

Keputusan ini diambil seiring dengan kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menghapus status honorer paling lambat Desember 2024. Para honorer yang lulus seleksi PPPK 2024 akan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu, sementara yang tidak lulus seleksi akan ditawarkan opsi untuk bergabung sebagai PPPK Paruh Waktu.

Upaya Menata 1,7 Juta Pegawai Honorer

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen menyelesaikan penataan 1,7 juta pegawai honorer yang tercatat di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, jumlah formasi yang disediakan hanya sekitar 1 juta posisi, sehingga menyisakan celah sekitar 700 ribu pegawai yang membutuhkan solusi.

“Untuk para non-ASN yang tidak mendapat formasi, kami akan masukkan mereka ke dalam mekanisme paruh waktu. Jadi, jika mereka terdata di BKN, tetapi tidak ada posisi yang tersedia, mereka tetap akan kami akomodasi melalui skema ini,” ujar Rini dalam keterangannya di Kantor PANRB, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2024).

Apa Itu PPPK Paruh Waktu?

PPPK Paruh Waktu adalah skema kerja ASN dengan jam kerja yang lebih fleksibel dibandingkan pegawai penuh waktu. Berdasarkan dokumen DPR berjudul “Opsi PPK Paruh Waktu untuk Mengatasi Honorer di Indonesia”, pegawai PPPK paruh waktu bekerja selama 4 jam per hari, berbeda dengan 8 jam kerja PPPK penuh waktu.

Meski gaji PPPK Paruh Waktu dipastikan lebih kecil dari pegawai penuh waktu, skema ini tetap menawarkan kepastian status ASN. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 83 Tahun 2022, gaji honorer saat ini berkisar antara Rp 2,07 juta hingga Rp 5,61 juta per bulan.

“Namanya paruh waktu, tentu gajinya disesuaikan dengan jam kerja dan tanggung jawabnya. Tidak mungkin sama dengan yang bekerja 8 jam sehari,” kata Guspardi Gaus, anggota Panja RUU ASN Komisi II DPR.

Peluang Jadi PPPK Penuh Waktu

Pegawai PPPK Paruh Waktu memiliki peluang untuk diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu setelah melalui evaluasi kinerja dan memenuhi persyaratan administrasi. Peraturan teknis terkait hal ini akan segera dirilis oleh Kementerian PANRB.

Abdullah Azwar Anas, Kepala BKN, menambahkan bahwa pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK Penuh Waktu akan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah masing-masing. “Bagi daerah yang belum siap secara anggaran, pegawai akan ditempatkan sementara sebagai PPPK Paruh Waktu. Namun, seluruh honorer yang terdata, baik paruh waktu maupun penuh waktu, akan mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP),” ujar Anas. (***)

Berita Terkait

Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional
Tambak Mati Suri, Ekonomi Surut: Warga Duga Limbah PLTU, PT Medco Klaim Aman
Penambak Udang Vaname Keluhkan Limbah PLTU Sulut 1, DLH Bolmut Bungkam
Bukan Hanya Bangun Rumah, Bupati SJL Juga Dorong Kemudahan Modal untuk Petani Boltara
Komitmen Nyata Bupati Yusra, SDM Bolmong Digenjot Lewat Akses Pendidikan Tinggi
Gerak Cepat Bupati Yusra Pulihkan Irigasi Strategis Demi Petani Bolmong
Peran Dinas PPKBPPPA Menguat, Wabup Boltara Amankan 8 Penghargaan
537 Rumah Layak Huni di Boltara Siap Dibangun

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:53 WITA

Dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra, Bolmong Jadi Daerah Terpilih Kemenko untuk Sinkronisasi Program Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 17:12 WITA

Tambak Mati Suri, Ekonomi Surut: Warga Duga Limbah PLTU, PT Medco Klaim Aman

Jumat, 17 April 2026 - 12:25 WITA

Penambak Udang Vaname Keluhkan Limbah PLTU Sulut 1, DLH Bolmut Bungkam

Jumat, 17 April 2026 - 10:50 WITA

Bukan Hanya Bangun Rumah, Bupati SJL Juga Dorong Kemudahan Modal untuk Petani Boltara

Kamis, 16 April 2026 - 15:27 WITA

Komitmen Nyata Bupati Yusra, SDM Bolmong Digenjot Lewat Akses Pendidikan Tinggi

Berita Terbaru