Benarkah Kepala Puskesmas Tuntung Menjadi Pihak Ketiga?

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Tangkapan layar cuitan status Bobi Masuarah diakun Facebook peribadinya rabu (22/1/2025).

Gambar: Tangkapan layar cuitan status Bobi Masuarah diakun Facebook peribadinya rabu (22/1/2025).

BOLMUT, TimeNUSANTARA – Isu dugaan keterlibatan Kepala Puskesmas Tuntung sebagai pihak ketiga di Puskesmas- Puskesmas kini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Salah satu penggiat anti-korupsi, Bobi Masuara, melalui unggahan di akun Facebook pribadinya Rabu (22/1/2025) mencetuskan pernyataan besar ini. Cuitan tersebut memicu diskusi di kalangan masyarakat khususnya masyarakat Bolmut.

Bobi Masuara, seorang tokoh yang dikenal vokal terhadap isu-isu integritas dan transparansi, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa ada potensi penyalahgunaan wewenang oleh oknum pejabat tertentu di sektor kesehatan. Dalam unggahannya, ia menyatakan peran Kepala Puskesmas Tuntung yang diduga memiliki keterlibatan sebagai pihak ketiga dalam pengelolaan program atau dana di Puskesmas diwilayah kecamatan Sangkub. Meski tidak menyebutkan bukti spesifik, pernyataannya memancing reaksi publik untuk mengevaluasi lebih dalam kebenaran isu tersebut termasuk media online Timenusantata.com.

Jika benar Kepala Puskesmas Tuntung berperan sebagai pihak ketiga dalam proyek atau pengelolaan di Puskesmas Puskesmas yang ada, hal ini bisa melanggar prinsip etika pelayanan publik dan regulasi yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, pejabat publik dilarang memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Selain itu, keterlibatan sebagai pihak ketiga dalam pengelolaan proyek rawan konflik kepentingan yang dapat berujung pada tindak pidana korupsi.

Namun, untuk menghindari prasangka, penting bagi pihak terkait, termasuk dinas kesehatan daerah dan inspektorat, untuk melakukan investigasi menyeluruh atas isu ini. Jika tuduhan tersebut tidak berdasar, maka klarifikasi harus segera diberikan guna menjaga reputasi pejabat terkait serta institusi yang terlibat.

Isu ini menunjukkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan sektor publik, khususnya di bidang kesehatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Program-program kesehatan seperti pengadaan alat medis atau distribusi dana operasional harus diawasi dengan ketat agar tidak terjadi penyimpangan.

Untuk mencegah hal serupa di masa depan, pemerintah daerah perlu memperkuat pengawasan internal dan membuka akses informasi kepada publik. Melibatkan masyarakat melalui audit sosial juga bisa menjadi salah satu cara untuk memastikan program-program kesehatan berjalan sesuai aturan.

Pernyataan yang dilontarkan oleh Bobi Masuara pada akun Facebook peribadinya bukan hanya sekadar kritik, tetapi juga sebuah ajakan untuk bersama-sama menjaga integritas pelayanan publik di Bolmut. Apakah benar Kepala Puskesmas Tuntung menjadi pihak ketiga di Puskesmas kecamatan sangkub? Jawaban atas pertanyaan ini tentu memerlukan investigasi yang objektif dan transparan. Yang jelas, isu ini menjadi pengingat pentingnya integritas dalam pelayanan publik dan perlunya pengawasan yang lebih baik agar setiap program kesehatan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Mari kita dorong transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan demi kebaikan bersama.

 

Penulis: Fadlan Ibunu

 

Berita Terkait

Bupati Sirajudin Gandeng Menteri ATR/BPN Percepat Kemajuan Pertanian di Boltara
Bantu Korban Banjir Bolmong, Kapolda Sulut dan Bhayangkari Salurkan Bantuan
Gandeng Empat Pilar, Pemkab Bolmong Matangkan Dokumen RP2KPKPK 2026
Tinjau Lapangan di Hari Libur, Kadinkes Boltara Pastikan Proyek Pembagunan RSUD Berjalan Lancar Sesuai Target
Yasti Mokoagow dan Pemkab Bolmong Salurkan Kompor serta LPG Gratis untuk Korban Banjir
Pemkab Mulai Cairkan Gaji Ke-13 ASN Boltara
Kominfo Boltara Dampingi Pemkab Monitoring SPBU, Pastikan Informasi Ketersediaan BBM Akurat dan Transparan
Kotamobagu Kembali Hadir Ringankan Derita Korban Banjir Bolmong

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:38 WITA

Bupati Sirajudin Gandeng Menteri ATR/BPN Percepat Kemajuan Pertanian di Boltara

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WITA

Bantu Korban Banjir Bolmong, Kapolda Sulut dan Bhayangkari Salurkan Bantuan

Senin, 8 Juni 2026 - 11:32 WITA

Gandeng Empat Pilar, Pemkab Bolmong Matangkan Dokumen RP2KPKPK 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:26 WITA

Tinjau Lapangan di Hari Libur, Kadinkes Boltara Pastikan Proyek Pembagunan RSUD Berjalan Lancar Sesuai Target

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:41 WITA

Yasti Mokoagow dan Pemkab Bolmong Salurkan Kompor serta LPG Gratis untuk Korban Banjir

Berita Terbaru