SULUT, TimeNUSANTARA — Enam warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang permukiman di Kelurahan Bahu, Lingkungan III, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Bupati Sitaro Cinthya Ingrid Kalangit melalui Kabag Prokopim Deddy Passandaran mengatakan selain korban jiwa, sejumlah rumah hilang terseret arus, empat warga masih dalam pencarian, serta beberapa lainnya mengalami luka-luka. Enam korban meninggal yakni Ratmon Bangsa, Fardelin Tamalonggehe, Yance Tamalonggehe, Lorensi Bawolce, Yoan Bangsa, dan Santi Diamanis.
Warga yang dinyatakan hilang yakni Swinggli Dalending, Adris Pianaung, Leon Pianaung, dan Kairi Kansil (bayi). Sementara korban luka-luka terdiri dari Dhea Pinamagun, Marlis Sangili, Onal Kansil, dan Abo Pandaeng. Sebanyak 35 kepala keluarga atau 108 jiwa mengungsi ke Kantor Kelurahan Bahu dan akan dipindahkan ke Museum Kelurahan Tarorane. Banjir juga memutus akses jalan Bahu–Pangirolong serta menyebabkan lima rumah dilaporkan hilang.
(Redaksi TimeNUSANTARA)










