106 Penyuluh Pertanian Boltara Resmi Beralih ke Kementrian

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltara, Kristanto Nani, S.STP., M.H,

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltara, Kristanto Nani, S.STP., M.H,

BOLTARA, TimeNUSANTARA — Sebanyak 106 penyuluh pertanian di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) resmi dialihkan status pengelolaannya dari Pemerintah Daerah ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia terhitung mulai 1 Januari 2026, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pemerintah Pusat.

 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltara, Kristanto Nani, S.STP., M.H, mengatakan pengalihan tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menata sistem penyuluhan agar berada dalam satu komando teknis di bawah kementerian. Hal itu disampaikannya saat ditemui awak media di Kantor Bupati Boltara, Selasa (6/1/2026).

“SK pengalihan berlaku efektif per 1 Januari 2026. Ini adalah instruksi pemerintah pusat untuk memperkuat sistem penyuluhan pertanian nasional agar lebih terintegrasi, profesional, dan seragam di seluruh daerah,” ujar Kristanto.

Ia menegaskan, Pemda Boltara mendukung penuh kebijakan tersebut karena selain memperkuat pembinaan teknis dari pusat, juga membantu meringankan beban anggaran serta administrasi daerah, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada petani.

“Kami bersyukur karena sebagian tanggung jawab daerah kini ditangani pusat. Namun kami tetap memastikan para ASN penyuluh pertanian di Boltara bekerja optimal, disiplin, dan patuh terhadap aturan,” tegasnya.

Kristanto juga mengimbau seluruh penyuluh pertanian agar tetap menjaga integritas, etos kerja, dan komitmen pelayanan kepada petani meskipun status kepegawaiannya kini berada di bawah kewenangan kementerian.

“Status boleh berubah, tapi semangat pengabdian kepada petani dan daerah harus tetap menjadi prioritas,” imbaunya.

 

(Fadlan Ibunu)

Berita Terkait

Heboh Isu Keretakan Polri-Kejaksaan, Kapolri Akhirnya Buka Suara di Hadapan Jaksa Agung
Pedang Pora Iringi Pergantian Komando, Babak Baru Pengabdian Polri Dimulai di Boltara
Perkasa di Final, Nadira FC Rebut Trofi Bergengsi Bupati Boltara Cup U-12
Pemda Boltara Mulai Benahi SDN 9 Kaidipang
Wabup MAP Perkuat Sinergi Daerah dan Kejaksaan Lewat Kunjungan Wakajati Sulut
Putus Sekolah? Jangan Minder! SPNF SKB Kaidipang Buka Sekolah Gratis Setara SD, SMP dan SMA
Bupati SJL Hadiri Puncak PENAS XVII yang Dibuka Langsung Presiden Prabowo
Calon Ketua DPRD Boltara, Dewi Mondo Buktikan Semangat Bung Karno Lewat Aksi Nyata untuk Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:32 WITA

Heboh Isu Keretakan Polri-Kejaksaan, Kapolri Akhirnya Buka Suara di Hadapan Jaksa Agung

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:04 WITA

Pedang Pora Iringi Pergantian Komando, Babak Baru Pengabdian Polri Dimulai di Boltara

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:42 WITA

Perkasa di Final, Nadira FC Rebut Trofi Bergengsi Bupati Boltara Cup U-12

Senin, 6 Juli 2026 - 22:26 WITA

Wabup MAP Perkuat Sinergi Daerah dan Kejaksaan Lewat Kunjungan Wakajati Sulut

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:29 WITA

Putus Sekolah? Jangan Minder! SPNF SKB Kaidipang Buka Sekolah Gratis Setara SD, SMP dan SMA

Berita Terbaru

HUKRIM

PETI Busato Jadi Batu Uji Kapolres Andhika

Selasa, 14 Jul 2026 - 12:51 WITA