KOTAMOBAGU, TimeNUSANTARA.com – Turnamen Sepak Bola Wali Kota Cup VIII Tahun 2026 resmi bergulir. Kompetisi tahunan ini diharapkan menjadi wadah bagi para pesepak bola untuk menunjukkan kemampuan, mengasah bakat, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga sepak bola di Kota Kotamobagu.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., secara resmi membuka turnamen tersebut pada Senin (2/11/2026) kemsrin, bertempat di Stadion Nunuk, Kelurahan Matali.
Penyelenggaraan Wali Kota Cup VIII menjadi salah satu momentum penting dalam mendorong geliat olahraga sepak bola di daerah. Selain menjadi ajang kompetisi antartim, turnamen ini juga membuka ruang bagi lahirnya pemain-pemain potensial yang dapat dikembangkan untuk memperkuat sepak bola Kotamobagu ke depan.
Dukungan Pemerintah Kota Kotamobagu terhadap penyelenggaraan kompetisi ini mencerminkan perhatian terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, yang memiliki basis penggemar dan potensi atlet cukup besar di tengah masyarakat.
Melalui turnamen ini, semangat sportivitas, persatuan, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh. Kompetisi juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk memperlihatkan kualitas permainan, disiplin, kerja sama tim, serta menjunjung tinggi nilai-nilai fair play.
Pembukaan Wali Kota Cup VIII turut dihadiri Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., perwakilan Forkopimda Kota Kotamobagu, Ketua Komisi II DPRD Kota Kotamobagu Dani Ikbal Mokoginta, S.H., serta Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara yang juga Direktur Kompetisi Askot PSSI Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Fiko Onga, S.I.P., M.Si.
Hadir pula Ketua Askot PSSI Kota Kotamobagu Michael S. Bibisa, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., Ketua Dharma Wanita Kota Kotamobagu Ny. Tessa Josephina Mokoginta Sompie, S.E., M.M., para asisten, pimpinan perangkat daerah, serta masyarakat Kota Kotamobagu.
Dengan bergulirnya Wali Kota Cup VIII Tahun 2026, perhatian kini tertuju pada persaingan antartim di lapangan. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, turnamen ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan membangun ekosistem sepak bola yang kompetitif dan melahirkan talenta-talenta baru dari Kota Kotamobagu.
(Riyan)










