Dari Pondasi hingga Struktur Tiga Lantai, Pekerjaan Terus Bergerak Dukung Peningkatan Pelayanan Kesehatan
BOLTARA, TimeNUSANTARA — Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus menunjukkan perkembangan. Hingga Jumat, 25 September 2026, progres fisik pembangunan yang dilaksanakan PT Brantas Abipraya (Persero) telah mencapai sekitar 45 persen.
Capaian tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah sebelumnya pembangunan RSUD Boltara secara bertahap menunjukkan kemajuan sejak dimulainya pekerjaan pada 2026.
Berdasarkan rangkaian pemberitaan TimeNUSANTARA, sejak tahap awal PT Brantas Abipraya telah melakukan pekerjaan secara bertahap, mulai dari penimbunan dan pemadatan lahan hingga pembangunan struktur utama gedung. Pada April 2026, progres awal proyek bahkan tercatat melampaui target rencana.
Kini, perkembangan fisik di lapangan semakin terlihat. Struktur bangunan utama RSUD telah berdiri hingga tiga lantai, dengan pekerjaan konstruksi masih terus berlangsung di sejumlah bagian bangunan.
Manajemen: Progres Saat Ini 45 Persen
Manajemen PT Brantas Abipraya melalui Rizky Catur, yang akrab disapa Abang Catur, menyampaikan perkembangan terbaru proyek tersebut kepada awak media jumat (25/9/2026)
“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai sekitar 45 persen,” ujar Abang Catur.
Menurut keterangan manajemen, pekerjaan terus didorong secara bertahap seiring berlangsungnya pembangunan struktur dan bagian-bagian gedung lainnya.
Capaian tersebut memperlihatkan perubahan signifikan jika dibandingkan dengan kondisi awal proyek beberapa bulan sebelumnya.
Dimulai dari Pondasi yang Dipersiapkan Matang
Sejak awal pelaksanaan, Brantas Abipraya memberikan perhatian pada pekerjaan struktur bangunan.
Pada tahap kedua pembangunan, perusahaan mempersiapkan 157 titik bore pile dengan kedalaman hingga 22 meter dan diameter 60 sentimeter. Dalam pemberitaan TimeNUSANTARA sebelumnya, struktur pondasi tersebut disebut dirancang dengan kapasitas kekuatan hingga setara bangunan 13 lantai, sementara gedung RSUD yang dibangun direncanakan tiga lantai.
Pekerjaan kemudian berkembang ke struktur bawah berupa pile cap dan tie beam, sebelum berlanjut pada pembangunan struktur gedung.
Konsistensi pada tahapan konstruksi tersebut menjadi bagian dari upaya Brantas Abipraya menjaga kualitas pekerjaan sejak dari struktur dasar hingga bangunan utama.
Pernah Lampaui Target
Pada minggu keenam pelaksanaan, 15–21 April 2026, realisasi progres tercatat 0,639 persen, lebih tinggi dibandingkan rencana 0,538 persen.
Kemudian pada awal Mei, progres kembali menunjukkan peningkatan dengan realisasi 1,354 persen, melampaui rencana 0,538 persen. Saat itu, pekerjaan telah memasuki tahap struktur bawah.
Pada Juni 2026, saat Kepala Dinas Kesehatan Boltara Sofiyan Mokoginta melakukan peninjauan langsung kelapangan, progres pembangunan dilaporkan sekitar 10 persen, lebih tinggi dari target pekan tersebut sebesar 8 persen.
Kini, perkembangan terbaru per 25 September 2026 menunjukkan progres telah berada di angka 45 persen.
Brantas Abipraya Jaga Kualitas dan Keselamatan
Sebagai perusahaan BUMN konstruksi, PT Brantas Abipraya sejak awal proyek menempatkan kualitas pekerjaan, keselamatan kerja dan koordinasi tim sebagai bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan.
Hal tersebut juga tercermin dari berbagai aktivitas di lingkungan proyek. Perusahaan sebelumnya melakukan kegiatan yang mendukung kebugaran dan kekompakan pekerja sebagai bagian dari budaya kerja yang sehat dan produktif.
Sementara itu, peninjauan dari Kementerian Kesehatan RI pada Mei lalu juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan proyek. Dalam peninjauan tersebut, tim Kemenkes bersama PPK melihat langsung berbagai aspek pekerjaan di lapangan.
Gedung Mulai Tunjukkan Bentuk RSUD
Pantauan terbaru di lokasi menunjukkan struktur bangunan utama kini semakin jelas.
Dari udara, bangunan utama tampak mendominasi area proyek dengan struktur lantai yang telah terbentuk. Dari sisi lainnya, terlihat pekerjaan konstruksi masih berjalan pada sejumlah bagian gedung, termasuk pekerjaan struktur dan persiapan tahap lanjutan.
Perkembangan tersebut menjadi gambaran nyata perjalanan pembangunan RSUD Boltara dari pekerjaan awal hingga memasuki hampir separuh tahapan pelaksanaan.
Terus Membangun untuk Pelayanan Masyarakat
Pembangunan RSUD Boltara merupakan bagian penting dalam upaya memperkuat infrastruktur pelayanan kesehatan di daerah.
Dengan progres yang kini mencapai sekitar 45 persen, pekerjaan masih akan terus dilanjutkan hingga seluruh tahapan pembangunan selesai.
Bagi PT Brantas Abipraya, pembangunan RSUD Boltara tidak berhenti pada pencapaian progres fisik semata. Pekerjaan diarahkan untuk menghasilkan fasilitas yang nantinya dapat mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Bolaang Mongondow Utara.
Dari pondasi, struktur bawah, hingga kini bangunan tiga lantai mulai berdiri, Brantas Abipraya terus menunjukkan progres pembangunan RSUD Boltara.
Per 25 September 2026, progres mencapai sekitar 45 persen. Pekerjaan terus dilanjutkan dengan komitmen menjaga kualitas konstruksi, keselamatan kerja dan kelancaran pelaksanaan demi terwujudnya fasilitas kesehatan yang lebih representatif bagi masyarakat Boltara.
Penulis/Editor: Fadlan Ibunu










