BOLTARA, TimeNUSANTARA – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, menegaskan bahwa pelantikan puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara bukan sekedar rotasi jabatan, melainkan momentum percepatan kerja birokrasi untuk menuntaskan berbagai pekerjaan rumah daerah yang masih menanti penyelesaian.
Penegasan itu disampaikan Bupati usai secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 97 pejabat manajerial dan non manajerial di Aula Lantai III Kantor Bupati Boltara, Selasa (5/5/2026).
Dalam arahannya, Bupaati menekankan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik harus segera bergerak cepat, menunjukkan kinerja nyata, dan meninggalkan pola kerja lamban. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan soliditas, loyalitas, dan kesamaan langkah dalam menjalankan roda pemerintahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga berita terkait: Bupati Boltara Lantik Puluhan Pejabat, Sri Wahyuni Pontoh Resmi Jabat Kadis Kominfo
“Pelantikan ini bukan seremoni administratif semata. Ini adalah penegasan tanggung jawab. Banyak pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan, sehingga seluruh pejabat yang baru dilantik dituntut bekerja maksimal, tanpa keluhan, tanpa alasan,” tegas Bupati.
Ia menegaskan, kondisi efisiensi anggaran yang saat ini dihadapi pemerintah daerah tidak boleh dijadikan dalih untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, keterbatasan fiskal justru harus dijawab dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan membangun koordinasi lintas perangkat daerah secara efektif.
“Efisiensi bukan alasan untuk tidak bekerja optimal. Justru dalam situasi seperti ini dibutuhkan pejabat yang mampu berpikir cepat, bekerja cerdas, dan tetap produktif. Tidak boleh ada yang berjalan sendiri-sendiri. Semua harus dalam satu komando,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa setiap keputusan dalam proses pelantikan telah melalui tahapan evaluasi objektif dengan mempertimbangkan profesionalitas, integritas, kinerja, serta akuntabilitas.
Karena itu, kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan dedikasi penuh serta tanggung jawab moral kepada daerah dan masyarakat.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat koordinasi internal, menjaga disiplin, serta memastikan setiap program pemerintah berjalan selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
“Jabatan adalah amanah. Laksanakan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, dan niatkan sebagai pengabdian terbaik bagi masyarakat,” pesannya.
Diketahui, dari total 97 pejabat yang dilantik, terdiri atas 21 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, 30 pejabat Administrator, 9 pejabat Pengawas, serta 37 pejabat fungsional.
Prosesi pelantikan turut dihadiri unsur pimpinan DPRD Boltara, Ketua TP-PKK Boltara Ening Sutrisni Lasena Adam, S.ST, Sekretaris Daerah bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, camat, rohaniawan, serta unsur tim akreditasi rumah sakit.
Penulis/editor: Fadlan Ibunu












