Salmin Akku, Harapan Baru Sepak Bola Binadow, Dari Pinggir Lapangan Menuju Kursi Ketua Askab PSSI

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salmin Akku, Sangadi Bohabak IV, sosok muda penuh semangat yang siap membawa angin segar untuk dunia sepak bola Bolaang Mongondow Utara.

Salmin Akku, Sangadi Bohabak IV, sosok muda penuh semangat yang siap membawa angin segar untuk dunia sepak bola Bolaang Mongondow Utara.

BOLMUT, TimeNUSANTARA – Dalam geliat dunia sepak bola daerah yang mulai kehilangan taji dan semangat kompetitif, muncul satu nama yang mulai mencuri perhatian. Dialah Salmin Akku, Sangadi (Kepala Desa) Bohabak IV, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Ia bukan hanya sekadar pemimpin desa, tapi juga seorang figur yang menyimpan mimpi besar untuk memperbaiki wajah sepak bola Binadow melalui keberaniannya mencalonkan diri sebagai Ketua Askab PSSI Bolmut.

Pria kelahiran 13 Juli 1990 ini sudah lama dikenal masyarakat, terutama oleh para pecinta dan pelaku sepak bola. Ia bukan nama baru dalam dunia olahraga ini. Kiprahnya mulai mencuat ketika berhasil membawa tim Bohabak IV-Puntiana FC tampil gemilang di ajang Minanga Cup, Kecamatan Bintauna. Meski tak membawa pulang piala juara, langkah Salmin di turnamen ini mencuri perhatian publik.

Yang membuatnya berbeda, Salmin berhasil menghadirkan nama-nama besar ke tanah Binadow—Zulham Zamrun, Zulvin Zamrun, dan Titus Bonai—tiga mantan punggawa Timnas Indonesia yang ikut memperkuat Puntiana FC. Langkah berani ini bukan sekadar sensasi, tapi bentuk nyata komitmen Salmin dalam menghadirkan atmosfer profesionalisme dan semangat baru di tengah dunia sepak bola lokal yang stagnan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ribuan penonton memadati lapangan saat itu. Pertandingan menjadi lautan manusia. Masyarakat terhipnotis oleh pengalaman langka: menyaksikan bintang nasional bermain di kampung halaman mereka. Inilah bukti bahwa Salmin mampu menciptakan magnet dan antusiasme yang sangat dibutuhkan untuk membangkitkan gairah sepak bola daerah.

Tak hanya berhenti sebagai penggagas, Salmin juga aktif mengamati dan belajar dari pinggir lapangan. Ia sering terlihat menjadi penonton setia hingga komentator spontan di berbagai turnamen seperti Pinogaluman Cup, KNPI Cup, Peaso Cup, Bupati Cup, hingga Imokima Cup. Dari teriakan khasnya “Amper Sadiki!” (yang berarti hampir gol), penonton tahu bahwa Salmin ada di sana—bukan hanya sebagai penonton biasa, tapi sebagai sosok yang mencintai sepak bola dengan sepenuh hati.

Rekam jejaknya yang penuh gairah ini membuat banyak pihak mulai mendorong Salmin untuk maju sebagai Ketua Askab PSSI Bolmut. Apalagi, menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025, Bolmut butuh sosok pemimpin yang enerjik, punya visi, dan benar-benar peduli dengan kemajuan sepak bola.

“Saat ini kita butuh perubahan total. Pengurus PSSI di Bolmut sudah seperti mati suri. Harus ada orang baru yang berani dan paham lapangan untuk membangkitkannya kembali,” ungkap salah satu tokoh muda sepak bola Bolmut.

Nama Salmin pun disebut-sebut sebagai kandidat paling kuat dan rasional saat ini. Selain aktif di berbagai kegiatan, ia juga dikenal memiliki hubungan baik dengan para pemangku kebijakan dan jaringan yang luas, baik di dalam maupun luar daerah.

“Dia aktif, komunikatif, dan tahu caranya menggerakkan orang. Itu modal utama untuk jadi ketua Askab. Jangan tunggu lagi, siapa lagi kalau bukan dia?” tambahnya.

Salmin sendiri menyatakan siap jika memang dipercayakan memimpin Askab PSSI Bolmut. “Kalau ini untuk kemajuan sepak bola daerah, saya siap. Sepak bola Binadow harus kita hidupkan kembali. Potensi anak muda kita besar, tinggal dibina dan diberi ruang kompetisi yang sehat,” ucapnya saat diwawancarai singkat.

Kini, harapan masyarakat pecinta sepak bola Bolmut bertumpu pada sosok muda berpengalaman ini. Kongres Askab PSSI pun diharapkan segera digelar agar proses regenerasi dan perombakan organisasi bisa segera terlaksana. Karena tanpa pembenahan dari dalam, mustahil sepak bola daerah bisa bersaing di tingkat provinsi, apalagi nasional.

Salmin Akku bukan sekadar pemimpi. Ia pelaku. Dan mungkin, dialah harapan baru yang selama ini ditunggu-tunggu oleh sepak bola tanah Binadow.

 

Penulis: Fadlan Ibunu

Berita Terkait

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data
Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”
Resmi Jabat Sekwan DPRD Bolmut, Ivan Gahtan Siap Tancap Gas Perkuat Kinerja dan Pelayanan
Wabup MAP Tampil Inspiratif di Milad Wanita Islam ke-64
Tegas Usai Lantik 97 Pejabat: Banyak PR Menanti, Tak Ada Alasan Mengeluh Meski di Tengah Efisiensi Anggaran
Bupati Boltara Lantik Puluhan Pejabat, Sri Wahyuni Pontoh Resmi Jabat Kadis Kominfo
Komitmen Pemda Boltara Dipertegas di Penghujung Audit
Kemenkes RI Tinjau Progres RSUD Bolmut, PT Brantas Abipraya Catat Lonjakan Kinerja di Atas Target

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:23 WITA

Usulan Penerima Bantuan Rumah di Bolmut Disorot, GALAKSI Sulut Ingatkan Sangadi Jangan Main Data

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:59 WITA

Bupati Boltara Tekan OPD Soal Data MCSP: “Jangan Ada Lagi Dokumen Lambat dan Tidak Sinkron”

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:59 WITA

Resmi Jabat Sekwan DPRD Bolmut, Ivan Gahtan Siap Tancap Gas Perkuat Kinerja dan Pelayanan

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:43 WITA

Wabup MAP Tampil Inspiratif di Milad Wanita Islam ke-64

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:37 WITA

Tegas Usai Lantik 97 Pejabat: Banyak PR Menanti, Tak Ada Alasan Mengeluh Meski di Tengah Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru

Pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, terekam kamera berlari meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus suap impor, Jumat (8/5/2026). Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah dirinya memilih irit bicara di hadapan awak media.

NASIONAL

Pejabat Bea Cukai lari usai diperiksa KPK

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WITA