Jalan Saleo Terancam Longsor, Sutrisno Van Gobel Turun Kawal Dinas PU Pastikan Penanganan Cepat

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Bolmut, Sutrisno Van Gobel, S.E., didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Bolmut saat melakukan survei dan pengukuran langsung di lokasi kerusakan badan jalan akibat gerusan aliran sungai, di Desa Saleo Satu/Saleo Induk, Kecamatan Bolang Itang Timur. (Foto: Istimewa)

Anggota DPRD Bolmut, Sutrisno Van Gobel, S.E., didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Bolmut saat melakukan survei dan pengukuran langsung di lokasi kerusakan badan jalan akibat gerusan aliran sungai, di Desa Saleo Satu/Saleo Induk, Kecamatan Bolang Itang Timur. (Foto: Istimewa)

BOLMUT, TimeNUSANTARA — Konsistensi Anggota DPRD Bolaang Mongondow Utara, Sutrisno Van Gobel, S.E., dalam mengawal aspirasi masyarakat membuahkan hasil. Laporan warga terkait kerusakan badan jalan akibat gerusan aliran sungai di Desa Saleo Satu dan Saleo Induk, Kecamatan Bolang Itang Timur, kini direspons cepat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bolmut yang langsung turun melakukan survei dan pengukuran di lokasi.

Sutrisno diketahui sebelumnya telah lebih dulu turun meninjau langsung kondisi jalan yang terancam erosi tersebut, sebelum mendorong Dinas PUTR untuk melakukan tindak lanjut teknis. Pada peninjauan kali ini, ia kembali turun bersama jajaran Dinas PU untuk memastikan titik-titik kerusakan benar-benar terpetakan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Alhamdulillah, laporan yang sebelumnya kami sampaikan sudah mendapat tindak lanjut dari pemerintah daerah melalui Dinas PUTR Hari ini kami turun bersama-sama untuk melihat langsung kondisi sekaligus melakukan survei dan pengukuran di lokasi,” ujar Sutrisno.

Politisi yang dikenal aktif turun langsung ke tengah masyarakat ini menegaskan, peninjauan lapangan bukan sekadar seremoni, melainkan langkah untuk memastikan data yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan riil warga mengingat lokasi kerusakan berada di sekitar aliran sungai dan berdekatan dengan akses jalan pertanian yang setiap hari digunakan petani setempat.

“Saya tentu mengapresiasi respons dari Dinas PUTR. Bagi saya, yang paling penting bukan siapa yang paling banyak bicara, tetapi bagaimana laporan dan aspirasi masyarakat bisa ditindaklanjuti. Hari ini kita sudah melihat satu langkah konkret, yaitu survei dan pengukuran,” katanya.

Ia menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga tuntas, memastikan hasil survei tidak berhenti sebagai data administratif semata, melainkan benar-benar menjadi dasar penanganan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kita berharap hasil pengukuran ini tidak berhenti sebagai data saja. Mudah-mudahan bisa menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan, sehingga akses masyarakat dan petani tetap aman dan dapat digunakan dengan baik,” harapnya.

Sutrisno juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar menerima keluhan, tetapi mengawal setiap persoalan hingga ada solusi nyata.

“Kitorang tidak datang hanya untuk mengeluh. Kalau ada persoalan masyarakat, kita sampaikan, kita lihat bersama, kemudian kita kawal tindak lanjutnya. Pemerintah juga punya keterbatasan, sehingga yang kita dorong adalah bagaimana kebutuhan yang paling mendesak bisa mendapatkan perhatian dan masuk dalam skala prioritas,” tegasnya.

Ia berharap penanganan jalan yang terancam erosi tersebut bisa segera masuk dalam program prioritas pembangunan daerah, sesuai kajian teknis dan kemampuan anggaran, guna mencegah kerusakan yang lebih parah di kemudian hari.

“Kalau bisa ditangani lebih awal, tentu lebih baik. Jangan sampai kerusakannya semakin parah, kemudian biaya penanganannya menjadi lebih besar dan akses masyarakat semakin terganggu,” pungkasnya.

Kitorang kerja, rakyat musti rasa.

Fadlan Ibunu

Berita Terkait

SPPG Boroko Diminta Tak Main-main dengan Limbah, DLH dan Aparat Turun Memantau: Septic Tank Harus Sesuai Aturan BGN!
plt Bupati MAP Dorong Kinerja OPD Lebih Terarah, Perubahan RPJMD Jadi Acuan Pembangunan Boltara
“Sesama Aparat Saling Pengertian”, Klarifikasi Kasat Lantas Bolmut Disorot, Rheinal Desak Polda Sulut Turun Tangan
Rombongan Mobil Muatan Eksavator Lolos, Warga Ditilang, Polda Sulut Diminta Periksa Lantas Polres Bolmut
Rombongan Mobil Pengangkut Ekskavator Mendadak Pergi, LSM Galaksi Sulut Soroti Kasat Lantas Bolmut
Malam Tak Jadi Penghalang, Kapolsek Bolangitang Cegah Keributan di Desa Paku Berakhir Kondusif
Plt Bupati Boltara Perluas Perlindungan Kesehatan, 7.000 Warga Ditanggung Iuran JKN
Bau Busuk Hilang, Pelanggan Kembali, Obit Tetap Siapkan Langkah Hukum terhadap SPPG Boroko

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:53 WITA

SPPG Boroko Diminta Tak Main-main dengan Limbah, DLH dan Aparat Turun Memantau: Septic Tank Harus Sesuai Aturan BGN!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:50 WITA

plt Bupati MAP Dorong Kinerja OPD Lebih Terarah, Perubahan RPJMD Jadi Acuan Pembangunan Boltara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:03 WITA

“Sesama Aparat Saling Pengertian”, Klarifikasi Kasat Lantas Bolmut Disorot, Rheinal Desak Polda Sulut Turun Tangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:40 WITA

Rombongan Mobil Muatan Eksavator Lolos, Warga Ditilang, Polda Sulut Diminta Periksa Lantas Polres Bolmut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Rombongan Mobil Pengangkut Ekskavator Mendadak Pergi, LSM Galaksi Sulut Soroti Kasat Lantas Bolmut

Berita Terbaru