Ketua DPW LSM Galaksi Sulut Desak PLTU Binjeita Ungkap Informasi Emisi Terkait Penggunaan Batubara, Demi Kesehatan Warga

Sabtu, 9 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW LSM Galaksi Sulut Reinal Mokodompis

Ketua DPW LSM Galaksi Sulut Reinal Mokodompis

BOLMUT, TimeNUSANTARA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat (DPW LSM) Gabungan Lembaga Anti Korupsi (Galaksi) Sulawesi Utara (Sulut) Reinal Mokodompis, mendesak PLTU Binjeita untuk lebih transparan mengenai data emisi terkait penggunaan batubara. Desakan ini dilontarkan mengingat kekhawatiran warga setempat terkait dampak polusi udara terhadap kesehatan mereka.

Berbagai pertanyaan diajukan kepada PLTU Binjeita untuk memastikan bahwa operasional pembangkit tersebut tidak melanggar batas baku mutu emisi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yaitu 550 mg/Nm³ untuk SO₂ dan NOx serta 100 mg/Nm³ untuk partikulat.

1. Bagaimana PLTU Binjeita Memastikan Emisi SO₂ dan NOx Tidak Melebihi Ambang Batas?

Pihak PLTU diharapkan dapat menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk memastikan kadar emisi SO₂ dan NOx tetap di bawah standar yang ditetapkan. Monitoring yang ketat dan sistem pengendalian emisi menjadi perhatian utama untuk menjamin bahwa polusi tidak mencemari lingkungan.

2. Langkah Konkret Menurunkan Emisi Partikulat

Upaya PLTU Binjeita dalam mengurangi emisi partikulat diharapkan mencakup teknologi penyaring udara dan sistem filtrasi canggih. Hingga kini, publik masih menunggu rincian konkret tentang strategi yang diadopsi untuk menjaga emisi partikulat tetap di bawah 100 mg/Nm³.

3. Adopsi Teknologi Canggih untuk Menekan Emisi SO₂ dan NOx

PLTU Binjeita disarankan menggunakan teknologi modern seperti Flue Gas Desulfurization (FGD) atau Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk mengurangi emisi. Namun, hingga kini, efektivitas penerapan teknologi tersebut belum diungkapkan secara terbuka.

Baca juga: PT IKPT Mangkir, Tak Peduli Kesehatan Warga di Sekitar PLTU Binjeita

4. Transparansi dalam Monitoring Emisi

Ketua LSM Galaksi Sulut Reinal Mokodompis mendesak agar hasil pemantauan emisi dapat diakses oleh publik sebagai bentuk transparansi. Dengan adanya akses ini, masyarakat dapat memantau sejauh mana emisi yang dihasilkan oleh PLTU sesuai dengan regulasi.

5. Prosedur jika Terjadi Pelanggaran Baku Mutu Emisi

Pertanyaan terkait mekanisme yang diterapkan apabila terjadi pelanggaran standar emisi juga menjadi sorotan. Prosedur mitigasi harus jelas untuk mencegah dampak yang lebih buruk terhadap kualitas udara dan kesehatan warga.

6. Rencana Jangka Panjang untuk Mengurangi Emisi

Pihak PLTU Binjeita diharapkan memiliki program jangka panjang untuk mengurangi emisi lebih jauh dari ambang batas yang telah ditetapkan, termasuk potensi penggunaan batubara dengan kadar sulfur rendah atau alternatif energi yang lebih ramah lingkungan.

7. Dampak Lingkungan terhadap Kualitas Udara

Selain berfokus pada emisi, PLTU juga dituntut memperhatikan kualitas udara di wilayah operasionalnya. Upaya penanganan dampak terhadap lingkungan sekitar menjadi sangat krusial untuk mencegah risiko kesehatan bagi warga.

8. Kerjasama dengan KLHK dan Dinas Lingkungan Hidup Bolmut

Audit lingkungan bersama KLHK dan Dinas Lingkungan Hidup Bolmut dinilai penting untuk memastikan kepatuhan PLTU terhadap regulasi yang berlaku.

Baca juga: Apa Kabar PLTU Binjeita? Pasokan Batubara Terus Disuplai, Pemda Diminta Monitoring Dampak Kesehatan Masyarakat

9. Potensi Energi Terbarukan dan Efisiensi Pembakaran

Penggunaan energi terbarukan serta peningkatan efisiensi pembakaran dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi emisi. Namun, hingga saat ini, rencana konkret terkait hal ini belum terungkap.

10. Rencana Upgrade Sistem Pembakaran dan Penyaring Emisi

Terakhir, upgrade atau modifikasi sistem pembakaran di PLTU Binjeita diharapkan untuk memastikan pencapaian standar emisi yang lebih ketat. Pihak terkait belum memberikan jawaban detail mengenai rencana tersebut.

Sementara itu, perwakilan PLTU Binjeita melalui penangung jawab PT IKPT bapak Rivai saat di mintai keterangan mengenai hal tersebut diatas pada Sabtu (9/11/2024) kemarin menyebutkan bahwa masalah ini sedang dikoordinasikan oleh tim gabungan yang melibatkan konsorsium dan pemilik proyek.“ Kami sedang koordinasikan pak krn ada Tim yg melakukan hal tsb bukan hanya dari IKPT saja tapi dari consortium dan owner,”jelasnya.

Namun, tanggapan yang diberikan dinilai kurang memadai oleh LSM Galaksi Sulut sehinnga pihak PLTU didesak untuk lebih keterbukaan.

“Kami berharap bahwa pihak PLTU Binjeita segera memberikan informasi yang lebih rinci dan transparan terkait langkah-langkah mitigasi emisi guna melindungi kesehatan warga dan lingkungan sekitar,”Tegas Ketua DPW LSM Galaksi Sulut Reinal Mokodompis kepada awak media sabtu (9/11/2024).

 

Penulis: Fadlan Ibunu

Berita Terkait

Tak Sekedar Bangun Fisik, plt Bupati Boltara Perkuat Fondasi Hukum Setiap Program Pemerintah
Kawal Program Presiden, Plt Bupati MAP dan DKP Boltara Siapkan Kampung Nelayan Merah Putih
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Plt Bupati Boltara: “Jangan Biarkan Perbedaan Memecah Persaudaraan”
Semarak Budaya 2026 di Minut, Saat Pemuda Menjaga Warisan Budaya dan Nilai-Nilai Islam
Tembus 45 Persen, Brantas Abipraya Terus Pacu Pembangunan RSUD Boltara Berkualitas
Didampingi Ketua DPRD, Aditya Pontoh Terima Amanah Gubernur untuk Bolmut
HUT ke-62 Sulut di Bolmut, Pemkab Teguhkan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Sekda Bolmut Imbau ASN Tetap Profesional, Pelayanan Masyarakat Harus Berjalan Normal

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Tak Sekedar Bangun Fisik, plt Bupati Boltara Perkuat Fondasi Hukum Setiap Program Pemerintah

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:41 WITA

Kawal Program Presiden, Plt Bupati MAP dan DKP Boltara Siapkan Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:48 WITA

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, Plt Bupati Boltara: “Jangan Biarkan Perbedaan Memecah Persaudaraan”

Minggu, 27 September 2026 - 23:35 WITA

Semarak Budaya 2026 di Minut, Saat Pemuda Menjaga Warisan Budaya dan Nilai-Nilai Islam

Sabtu, 26 September 2026 - 00:05 WITA

Tembus 45 Persen, Brantas Abipraya Terus Pacu Pembangunan RSUD Boltara Berkualitas

Berita Terbaru